Takdir masa untuk bersama (lyodra dan nuca)

Takdir masa untuk bersama (lyodra dan nuca)

  • WpView
    Reads 1,899
  • WpVote
    Votes 175
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Terinspirasi dari dua insan yang sama-sama berjuang dari usia belia dan bertemu lagi ketika beranjak remaja. Cerita ini bentuk sebuah harapan yang menginginkan lebih dari sekadar kata pertemanan. . . "Melihatnya untuk pertama kali benar-benar membuatku tak bisa mengalihkan pandangan dari tubuh mungil dan paras manisnya. Dia sudah mempesona sejak pertama." - Nuca "aku hanya bisa terpaku, senyuman indah saat ia berbicara, suaranya begitu merdu meski ia berkata tanpa irama, aku harus apa? - lyodra "Kisah kita disaksikan banyak pasang mata, namun rasa tetap kita pendam dalam diam, harus bagaimana kita? " -lyodra kepada Nuca "Maafkan aku, namun bersediakah kau untuk......" - Nuca kepada Lyodra
All Rights Reserved
#235
idola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEMINTANG HATIKU
  • You are in my past and my future [END]
  • Indonesian Idol X
  • ARDILA & DINAR
  • Tentang Setelahnya |✔
  • Unlove you
  • I've Found You [TERBIT]✓
  • MY BOYFRIEND
  • Bad girl
  • Tentang Kita

"Ketika hadirmu mengubah segalanya, memberi warna pada hati abu-abu dalam rasa, menghilangkan segala gundah, hingga nyaman itu tercipta dari perilaku sederhana. Aku tidak perlu harta atau tahta untuk mencintaimu, cukup dengan semua apa yang ada pada dirimu itu sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. Cinta sederhana yang hadir di balik tawa, tersembunyi di sela-sela canda, dan kenyaman itu semakin memaksaku untuk mengakui bahwa AKU CINTA KAMU TIARA" Dul Jaelani "Memang benar, mata selalu cenderung kepada yang lebih indah, sama seperti kamu, entah mengapa mataku sangat terbuai kala retina ini menangkap sosok bayangmu saat bertemu, bolehkah aku melangkah menujumu ?" Azriel Hermansyah "Mungkin memang keadaan yang telah berbeda, atau perasaan tak lagi sama, aku mencintaimu, namun aku tak bisa menafikan rasa bahwa aku tidak kuasa dengan semua perihal yang terjadi di antara kita, haruskah aku menahan sakit demi senyum palsu saat kita bersama ? atau lebih memilih mengalah dan mengakhiri semuanya ?" Abi Nagara Ketika sebuah hati di hadapkan kepada sebuah pilihan yang menentukan kebahagiaan di masa depan, gadis desa yang kini mendunia di Ibu Kota menjadi pembicaraan hangat di semua kalangan yang ada "Hatiku cuma satu, dan sampai saat ini aku tidak tau, kemanakah hati ini akan berhenti untuk mencari, haruskah bertahan atau melepaskan apa yang sudah aku genggam saat ini ?" Tiara Andini Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines