Bertemu tak saling sapa
Tapi hati tau harus ke siapa
Degup kencang di dada
Timbul tanya, aku kenapa ?
Di jalan yang cukup ramai kala itu
Dibalut udara yang dingin
Dengan arah tujuan kita yang berbeda
Dirasa, alam semesta tidak berharap mempertemukan
Sejenak merenung
Tak selamanya alam semesta begitu
Dengan rencana yang begitu baik
Akhirnya.. memberikan kita harapan
Yaitu DIPERTEMUKAN
aku ingat, jalan itu... terimakasih banyak~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
"stop bahas soal pernikahan dengan saya kita berbeda"-
" aku rela masuk ke agama kamu"-
"jangan pernah masuk keagama ku kalau memang itu cuma karna aku tapi masuklah ke agama ku itu demi Allah"-
penasaran? baca aja