Story cover for DARA by elaaaa0612
DARA
  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Apr 18, 2020
Di usia remaja biasanya kita menghabiskan waktu untuk bersenang senang bersama orang yg kita cinta. Namun berbeda dengan gadis yang satu ini.

Dara Emely Devana

Ia harus merasakan sakit nya kehidupan ketika 5 tahun lalu kakaknya meninggal karna sebuah kecelakaan yang misterius. Ia harus rela jika selama hidupnya dibenci oleh papa nya sendiri karna mengira Dara lah yang menyebabkan kakaknya meninggal. 

Hingga suatu hari ia bertemu dengan seorang cowok bernama Rio Zanesha Elgabra, yang memiliki hubungan atas kematian kakaknya, apakah yg akan terjadi? 


"mau lo apa sih? Gw tuu udah muak liat muka lo !! JIJIKK TAU GAK!! Mulai sekarang gak usah ganggu hidup gw lagi! Pergi jauh jauh!!" teriak dara kesal

"oh ya? " jawab rio yang masih menunjukkan senyum manisnya, ia tak tersinggung sedikit pun dengan perkataan dara

"IYA!!!!"

"kalo gitu gw bakal buat lo suka sama gw,  biar gak jijik liat muka gw" jawab rio tersenyum
All Rights Reserved
Sign up to add DARA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
MY PETERPAN ALEN by Adaraa04
28 parts Ongoing Mature
*** "Ruru!... Mana dot nya Alen!" "Sabar, bocah!!" "Huuaaa... Ruru marahin Alen." "Nangis aja terus.. terus!" *** "Eh, culun! bagi duit!" "Alen gak punya uang, uang nya ada di Ruru." "Gausah banyak alesan, sini!" "Woy! berani sentuh cowo gue, mati Lo semua!" *** "Kok empuk?" "Apanya yang empuk?" "Dada kamu.." *** "Kamu cuma punya aku, sayang." "Alen... Ini bukan kamu, kan?" "Ini aku, sayang." *** Galen, seorang remaja 17 tahun, menderita sindrom Peter Pan sejak usia 10 tahun, sebuah kondisi yang membuatnya bertingkah laku seperti anak kecil. Bukan tanpa sebab-semua bermula dari pengkhianatan ayahnya, yang berselingkuh dengan sahabat ibunya sendiri. Tragedi itu memuncak ketika sang ibu, yang tak mampu menahan rasa sakit, mengakhiri hidupnya di depan mata Galen. Ibu tirinya, yang tak pernah benar-benar menginginkannya, mencari cara untuk menyingkirkannya. Solusinya? Menjodohkan Galen dengan Adara, anak dari seorang temannya yang sedang terlilit utang. Sebagai gantinya, utang keluarga Adara akan dilunasi. Kini, Galen dan Adara dipaksa hidup bersama dan bersekolah di tempat yang sama. Ayah Galen juga berharap Adara bisa mengubah putranya menjadi remaja normal. Namun, bisakah Adara membantu Galen keluar dari dunia kecilnya yang penuh luka? Atau justru pernikahan ini akan membuka kembali trauma yang belum pernah benar-benar sembuh? *** DILARANG KERAS UNTUK PLAGIAT!!! Selamat membaca... Jangan lupa follow 🥰💪 2025'~ IG: @rawithyull Follow untuk melihat visual😘 ****
You may also like
Slide 1 of 9
My Sweet Enemy  cover
I'm NOT OKAY ~ END cover
ALDIR cover
Limerence cover
Cassandra (SUDAH TERBIT) cover
MY PETERPAN ALEN cover
the Edge. cover
Different Twins [END]✓ cover
BARA POSSESSIVUM cover

My Sweet Enemy

6 parts Ongoing

"Kita putus!" Dua kalimat terlontar dari mulut seorang lelaki yang baru berusia 13 tahun. Matanya menatap wanita yang ada di depan dirinya dengan kekesalan. "Kenapa?" Berbeda dengan sang lelaki, raut wajah gadis itu terlampau tenang. Lelaki itu membulatkan kedua matanya. Tak habis pikir dengan gadis di depan nya. "Kenapa?!. Kamu masih mau bilang kenapa?, gak ingat kamu pergi tanpa kabar sama sekali, kamu hilang dua minggu dari asrama dan kamu gak pernah kasih aku kabar tentang keadaan kamu!" Emosi lelaki itu semakin meningkat. "Kamu gantung aku tahu gak!" Melihat sang gadis hanya terdiam, lelaki itu pun berbicara kembali. "Asal kamu tahu ya, aku udah pacaran sama rhea. Dia sangat baik, dia bahkan lebih cantik dari kamu, dia bisa ngertiin aku, gak kayak kamu yang- Sebelum lelaki itu menyelesaikan ucapan nya, sang gadis sudah lebih dahulu berlari meninggalkan dirinya. "Dasar cewek dingin gak punya hati!!" Teriak sang lelaki karena masih menyimpan banyak kekesalan. Sang wanita terus berjalan dengan cepat, namun telinganya masih bisa mendengar jelas perkataan terakhir dari sang lelaki. "Dasar cowok sok kegantengan!" Gerutunya dengan menahan amarah.