Rafeyfa[HIATUS]

Rafeyfa[HIATUS]

  • WpView
    Lecturas 810
  • WpVote
    Votos 95
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida mar, dic 21, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
[Proses Revisi] Cerita ini berkisah tentang Rafeyfa dengan Shintia. Shintia yang menganggap Rafeyfa saingannya begitupula Rafeyfa, tetapi ia hanya acuh tidak masalah. Shintia bingung mengapa Rafeyfa sangat peduli dengannya. "Gue anter lo, gak ada penolakan!" Shintia pun hanya mengangguk paham toh gak ada gunanya juga ia menolak dengan orang yang keras kepala. Bagaimana kisah cinta mereka? Banyaknya ujian yang mereka hadapi, begitulah bentuk cinta jangan pernah kalian bermain-main dengannya. *** Note: 1. Cerita ini hasil murni pemikiran saya. 2. Kalau ada salah kata pemakaian kalimat mohon dimaafkan karena saya juga lagi belajar menjadi penulis. Bagi kalian yang penasaran yuk baca terus cerita aku. Jangan lupa follow wattpad author+follow ig @syilvia.r_2110
Todos los derechos reservados
#73
teka-teki
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • F A K E ? [End]
  • FRIENDZONE
  • DAYANA
  • Show You
  • SKRIPSUIT  ✔
  • LEOLA
  • Little Strawberry Girl [ HIATUS ]
  • You Are Again

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido