LFS 3 - Dearest Friend

LFS 3 - Dearest Friend

  • WpView
    Reads 5,929
  • WpVote
    Votes 832
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 31, 2025
[Little Fantasy Secret 3] Sejak kecil, Riryndra bisa melihat hantu. Ia selalu tampak berjalan sendirian, meskipun sebenarnya ada teman tak terlihat yang selalu menemaninya; Rleon. Ingin menjadi 'normal', Riryn memakai topeng ceria, berpura-pura baik-baik saja dengan semuanya. Namun, seiring berjalannya waktu, Riryn menyadari perpisahan akan tetap datang. Riryn bertekad mencari asal-usul Rleon, agar teman berharganya bisa menyeberang ke alam baka dengan tenang. Namun ..., Ketika waktu itu tiba, apakah Riryn sanggup sendirian lagi? *** By: Cindyana H ©2025, 1 Juli
All Rights Reserved
#26
mwmnpc2025
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • MORGAN
  • Perfect Antagonist (on going)
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Trapped in a Psycopathic Novel
  • Binar Rembulan~Transmigrasi

Eryos William, seorang pria lembut dan penyayang, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Gabriel Rainer Lev Oldene omega pangeran antagonis yang paling dibenci di kekaisaran. Ia masuk tepat di malam tragis ketika Gabriel terlibat skandal dengan Grand Duke Arnos Edward De Garland, seorang Alpha dominan yang kemudian dipaksa menikahinya. Dalam alur asli novel, Gabriel menjalani pernikahan penuh kebencian, hidup terhina, dan berakhir tragis tanpa seorang pun peduli. Namun kini jiwa dalam tubuh itu adalah Eryos bukan sosok licik dan kejam, melainkan hati yang tulus dan tak tahu cara membenci. Di dunia Omegaverse yang keras dan penuh intrik istana, Eryos harus bertahan sebagai "antagonis" yang sudah terlanjur dicap buruk. Bisakah kelembutannya mengubah takdir yang seharusnya berujung kematian? Ataukah ia tetap akan terseret pada akhir yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines