Notre Histoire (ON HOLD)

Notre Histoire (ON HOLD)

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
Alisha Balqis Callista, seorang pemburu beasiswa sejati. Impiannya sejak kecil untuk dapat menempuh pendidikan di negara spagetthi. Banyak jalan menuju Prancis, begitu ucapnya. Setelah penantian selama satu tahun akhirnya impiannya terwujud. Alis merupakan seorang INFJ sejati. sosoknya yang pendiam membuatnya cukup kesulitan menemukan cinta. Hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang pemuda yang sedang mengikuti program student exchange di kampusnya. Pemuda yang dulu ia pernah temui di negaranya saat lomba sekolah.
All Rights Reserved
#36
paris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Yang Tak Sempat Kita Lukis
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • Secretly Yours
  • ANTAGONIS ALVASYA [ON GOING]
  • ALIF (TERBIT)
  • Kehormatan Cinta
  • BRILLIAND
  • Gus Halalku
  • 7 PRINCE [END]

Alesha Nayara, siswi beasiswa di SMA Internasional Sentara, terbiasa hidup di antara langit-langit harapan dan kenyataan yang membumi. Dunia seninya adalah pelarian dari kesunyian. Hingga ia bertemu Elvano Reihan Albury, siswa pindahan dari luar negeri yang dikenal dingin, populer, dan sulit ditebak. Mereka datang dari dua dunia yang berbeda, namun satu hal menyatukan mereka: langit. Saat kebersamaan mereka tumbuh dari kebetulan menjadi ketergantungan, Alesha menyadari bahwa Elvano menyimpan sesuatu yang tak pernah ia bagi pada siapa pun. Penyakit mematikan bernama pulmonary fibrosis, yang perlahan mencuri napas dan harapannya. Mereka menuliskan impian, melukis langit, dan berjanji menyelesaikan lukisan terakhir bersama. Tapi tak semua janji bisa ditepati, terutama ketika waktu tak memberi kesempatan kedua. Ini adalah kisah tentang mencintai di batas waktu, tentang kehilangan yang tak sempat dihindari, dan tentang langit yang akhirnya tak sempat mereka lukis berdua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines