GHEVANIO[On Going]

GHEVANIO[On Going]

  • WpView
    Reads 1,951
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 12, 2021
❌ PLAGIAT DILARANG MENDEKAT❌ [Belum Direvisi] •Ternyata Bener ya kata orang, kalo kita terlalu benci sama seseorang, sewaktu-waktu benci akan berubah menjadi cinta~Devanio Argara •Ternyata Keegoisan kita dapat membuat kesalah pahaman yang berujung Kebencian~Ghea Natasya •Siapa si yang tidak kenal Devanio Argara, Si Cowo Tinggi, cuek, dan dingin. dia juga salah satu most wanted di sekolah Favorit terkenal Di kota bogor yaitu SMA PALEO. •Siapa si yang tidak kenal Ghea Natasya, si gadis cantik, putih, kurus, tinggi dengan rambut sebahu. dia juga Primadona di sekolah Favorit terkenal Di kota bogor yaitu SMA PALEO. Dia memasuki kelas unggulan yaitu kelas XI Ipa 1 yang terkenal dengan kepintarannya. Inilah yang terjadi pada Devanio dan Ghea. berawal dari Kesalah pahaman di masalalu yang berakhir dengan Kebencian. Hingga suatu hari Ghea pun mulai mengerti dan memaafkan Devanio. Devanio yang mengetahuinya pun terkejut bagaimana kelanjutannya ayo baca jangan lupa vote oke👌 🗣️: Kata-kata kasar bertebaran, dan murni hasil imajinasi aku Note:Update terus tergantung mood😃 Jadilah readers yang bijak dengan cara vote cerita ~Kritik,Saran dan dukungan diperlukan untuk memperbaiki naskah cerita~ ○since 2020 by: asyifaaprilia06_
All Rights Reserved
#5
frend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines