Story cover for Not Today by RizkadwiputriPutri
Not Today
  • WpView
    LECTURAS 137
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 137
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado abr 18, 2020
Haewon pun lelah dan mencoba menghubungi nomor yang mungkin bisa membantunya.

"Halo? Dengan siapa dan dimana?" Ucap seseorang di handphone tersebut.

"Halo aku haewon, bisa kau beri sambungan ini kepada taehyung?" ucap haewon dengan orang yang sedang ia hubungi.

"Sebentar ya" 

Kemudian ia mendengar suara khas taehyung "sudah ku tebak kau akan menelpon ku lagi, jadi ada apa?" Tanya taehyung disebrang sana.

"Eommaku hilang, feeling ku eommaku diculik oleh orang yang mengejar kita kemaren...tolong bantu aku.." ucap haewon dengan lirih.

"Baiklah tunggu disana, aku akan membawa pasukan ku" ucap taehyung disebrang sana.

"Hey tak perlu seheboh itu ini hanya-"
Ucapan haewonn terpotong.

"Kau tidak boleh sepele terhadap musuh haewon, mungkin bisa jadi musuh telah mengintai mu dibalik gorden rumahmu" ucap taehyung.

"Tae, jangan membuat aku merinding" dan kemudian telepon tersebut dimatikan oleh pihak sebelah.

Haewon memang merasa ada yang sedang mengintainya namun ia berusaha berfikir positif.



Penasaran? Baca yuk ceritanya:)
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Not Today a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#387pjm
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Always Okey  de ErvitaNisa_2627
20 partes Continúa
I'am Okey and Always Okey Forever ***** Insting seorang saudara tidak pernah salah. Sejauh apapun jarak kita, tidak akan membuat persaudaraan kita putus. Ingatlah, didalam tubuh kita mengalir darah yang sama ***** Hidup itu hanya ada dua pilihan. Hidup atau mati. Kaya atau miskin. Baik atau jahat. Bahagia atau susah. Bahkan setelah matipun kita hanya diberi dua pilihan. Surga atau neraka. ________ "Jongsukie-Hyung.. Jun-Hyung.. a-aku takut.." cicit seorang anak berusia 5 tahun pada kedua kakaknya "Gwencana Tae-ah, Hyung akan melindungimu" Jawab yang paling tua "Eommaa.. appo.. hiks.. aku tidak mau berpisah dengan Tae dan Jongsuk-Hyung.. aaakkhh.. sakit Eomma.. hiks.." Sang Eomma menarik tangan putra keduanya dengan paksa dan membawanya pergi dengan mobil. "Appa kenapa kau mengajakku dan Tae kerumah nenek?" "Akh.. sakit Appa hiks.. hiks.." Anak kecil itu menangis "APPA AKU TIDAK MAU BERPISAH LAGI DENGAN DONGSAENGKU!!" . Seperti itulah ketiga saudara tadi terpisah, Waktupun berlalu dan mereka mulai dewasa. "ARMY SARANGHAEYO..." "ARMY I LOVE YOUUU.." "Buatkan kami sarapan bodoh!!" "Hey Kim, kenapa kau itu lambat sekali huh!?" "Jangan sakiti adikku, berani-beraninya kau!!!" "Hyung.. hiks.." . Namun.. suatu kasus tiba-tiba memutarbalikkan segalanya "JANGAN BERANI KAU MENYENTUH SAUDARAKU!!" "Kita harus menyelesaikan ini bersama" "Kau gila? BTS dalam bahaya, kenapa masih diteruskan?!" "Kita harus menjaga mereka bertujuh. Tae sangat menyayangi mereka" "Maaf Hyung.. Ini salahku hiks.." "Serahkan dirimu, maka saudaramu akan baik-baik saja" "KENAPA KAU MELAKUKAN ITU?!" ***** Jangan meniru semua adegan atau perilaku yang tidak baik. Ini hanyalah fiktif belaka dan hanya dijadikan sebagai sarana hiburan ❗❗ Jangan menyalahgunakan cerita. Karena dosa tidak hanya ditanggung oleh Anda sebagai pembaca namun juga saya sebagai penulis ❗❗ Jangan mengaitkan Realita dengan Dunia Maya ❗❗ ***** Khamsahamnida.. Thank Youuu.. Borahae.. 💜
Black Out III de Alya_M24
17 partes Concluida
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
✔ MOONCHILD | Park Jimin cover
My Good Girl cover
Always Okey  cover
MORALLESS cover
All My Love Is For You cover
Na & Liu cover
Kookie and Taetae 2 || KookV ✓ cover
Awake [Jungkook BTS Fanfict] cover
Black Out III cover
PHANTOM THIEVES [END] cover

✔ MOONCHILD | Park Jimin

22 partes Concluida

Mereka yang dipisahkan pada akhirnya kembali bertemu, namun dengan keadaan yang tidak lagi sama. "Taehyung-ah" "Apa sebelumnya kita saling mengenal?" ©Lswaga