Story cover for Sasar by razibiled
Sasar
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 18, 2020
"Kita bisa dengan mudah membedakan mana baik dan buruk sebelum kenal dengan kekejaman dunia. Tapi, setelah wajah asli dunia muncul di hadapanmu, bahkan menyentuh indra perasamu, maka saat itu baik dan buruk hanya akan terlihat abu-abu."

Misi pertama Opik sebagai mata-mata organisasi pemberontak menjadi bibit banyak masalah baru. Dalam misi pertamanya, dia harus langsung kabur dari polisi yang datang karena laporan mata-mata dalam kelompoknya.

Tak cuma itu. Tak lama setelah misi pertama Opik, organisasi itu diserang oleh pihak kepolisian. Identitas organisasi telah bocor. Saat itu Opik selamat dari polisi. Dia berhasil melarikan diri bersama tiga temannya: Euis, Cecep, dan Iyan.

Mereka berempat pun memutuskan untuk melarikan diri sejauh mungkin agar tak tertangkap. Karena boleh jadi mereka sudah menjadi buronan polisi.

Sayangnya tak semudah itu. Setiap pelarian mereka selalu saja harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Lalu, bisakah mereka berempat selamat? Ataukah mereka akan kembali pada jalan kebaikan meski harus dibayar dengan nyawa?
All Rights Reserved
Sign up to add Sasar to your library and receive updates
or
#217spy
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Rumah Dan Teman? [END] cover
Dinding Sunyi cover
Founders of justice  cover
THE WOLF BURIED IN ROSE cover
The Dark Side(END) cover
THE ANGVILS [ON GOING]  cover
THE HIDDEN THREAT cover
PHANTOM THIEVES [END] cover
Red String cover

Rumah Dan Teman? [END]

14 parts Complete

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.