Sasar
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
"Kita bisa dengan mudah membedakan mana baik dan buruk sebelum kenal dengan kekejaman dunia. Tapi, setelah wajah asli dunia muncul di hadapanmu, bahkan menyentuh indra perasamu, maka saat itu baik dan buruk hanya akan terlihat abu-abu." Misi pertama Opik sebagai mata-mata organisasi pemberontak menjadi bibit banyak masalah baru. Dalam misi pertamanya, dia harus langsung kabur dari polisi yang datang karena laporan mata-mata dalam kelompoknya. Tak cuma itu. Tak lama setelah misi pertama Opik, organisasi itu diserang oleh pihak kepolisian. Identitas organisasi telah bocor. Saat itu Opik selamat dari polisi. Dia berhasil melarikan diri bersama tiga temannya: Euis, Cecep, dan Iyan. Mereka berempat pun memutuskan untuk melarikan diri sejauh mungkin agar tak tertangkap. Karena boleh jadi mereka sudah menjadi buronan polisi. Sayangnya tak semudah itu. Setiap pelarian mereka selalu saja harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Lalu, bisakah mereka berempat selamat? Ataukah mereka akan kembali pada jalan kebaikan meski harus dibayar dengan nyawa?
All Rights Reserved
#67
pemberontak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Dan Teman? [END]
  • SPECTER7
  • Dinding Sunyi
  • King of Demigod : Into The New World
  • THE WOLF BURIED IN ROSE
  • THE ANGVILS [ON GOING]
  • The Whispers of Swiftlet
  • Something Between Us [END]
  • PHANTOM THIEVES [END]

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines