T.W.I.N.S

T.W.I.N.S

  • WpView
    Leituras 1
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 18, 2020
Namanya Qadaffa dan Qyadis, biasa di panggil Daffa dan Qia. Orang di luaran sana yang pertama kali melihat mereka, pasti mengira mereka ini pacaran. Dan Mereka di sekitar Daffa dan Qia, pasti akan mengira kalau mereka ini kembar, wajah keduanya benar bener mirip meskipun cowo dan cewe, tapi yang sebenarnya, mereka berbeda 1 tahun kelahiran. Siapapun pacar gue, restu pertama ada di tangan adek gue, kenyamanan adek gue nomor satu, karna sesama perempuan pasti tau, sifat baik dan sifat buruk sesama kaum. - Qadaffa Siapapun pacar aku, restu pertama ada di tangan abang aku, meskipun aku sendiri belum pernah pacaran dan belum di bolehin sama abang. - Qia 🍁 "Q' kayaknya punya abang tu enak ya? di sayang, di manja, bisa di pamerin, apalagi kalo gantengnya kayak bang Daffa, pasti lo bahagia banget kan?." Siapa bilang punya abang itu selalu enak? ada gak enaknya kok...
Todos os Direitos Reservados
#53
daffa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Chillhood Memories
  • Hijab in School [END]✔
  • Pretty Careless
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • Dear Sahabat [Sahabat Tapi Cinta] Selesai✓
  • Our Love Journey Story
  • KETOS DINGIN ITU SUAMIKU![END]
  • the secret of love

Shafa, seorang pelajar Kelas 11 yang diberi gelar "Playboy ramah kelas kakap" mendapat Chat Whattsap dari nomor tak dikenal. Ia terkejut saat membaca nama pengirim pesan itu. Nama yang dulu selalu membuatnya tidur larut malam. Nama yang dulu selalu terbayang olehnya. Nama yang selalu membuatnya semangat untuk sarapan setiap pagi dan pergi ke sekolah. Nama yang dulu banyak memberikam kenangan bagi Shafa. Nama yang pernah spesial dihati Shafa. Kenangan-kenangan masa lalu di kampung halaman pun kembali berputar seperti efek slideshow di otak Shafa. Kenangan yang sempat terlupakan selama beberapa tahun hidupnya. Dan di liburan semester ini, Shafa bertekad bagaimana pun caranya, ia akan pulang ke kampung halamannya. Menemui Nenek, Kakek, Sang adik perempuan, dan menemuinya, yang pernah memberikan Shafa banyak kenangan. Tetapi ditengah cerita, timbul keraguan di benak Shafa. Apakah ia masih ingat Shafa? Orang yang selalu diboncengnya setiap pulang sekolah? Apakah perasaannya pada Shafa masih sama? Pasalnya, terakhir Shafa men-Stalk akun media sosialnya, dia banyak berteman dengan akun media sosial laki-laki yang terkesan lebih bebas dari Shafa. Shafa takut perasaan orang itu sudah tidak sama seperti dulu. Akankah Shafa pulang ke kampung halamannya untuk mencari jawaban? Atau Shafa malah akan pasrah dan tidak ingin tau jawabannya? Apakah dia yang memberikan Shafa banyak kenangan indah sudah melupakan perasaannya pada Shafa? Atau dia malah menahan rindu yang sekian lamanya pada Shafa?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo