We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Metamorfosa

Metamorfosa

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
WpInfo
Non-Fiction
"Setiap manusia memiliki hak untuk menentukan pilihan mereka sendiri. Orang tua hadir untuk mendukung dan menuntun selama itu tidak melanggar aturan. Bukan malah menjadi pihak otoriter yang mengekang mimpi seorang anak'' - Ken - "Kehidupan masa kecil merupakan pondasi mental bagi seorang anak. Tanpa sadar, beberapa hal mungkin akan memiliki dampak besar bagi perkembangannya kelak'' - Della -
All Rights Reserved
#149
dreamer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Bumi ; The Hurt
  • Tentang Mimpiku
  • their story
  • Growing Up (Vol. 03)
  • The Dark Side(END)
  • Kisah-kisah Singkat
  • Inchoate✓

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines