Your Smile

Your Smile

  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Senyumnya adalah hadiah terbesar dari semesta. Namun hadiah besar itu kelam, tak suka bila seseorang masuk kedalam sana. Tak senang bila ada yang ingin menyelamatkan ia dari ruang gelapnya. Dan yang bisa seseorang itu lakukan hanyalah menatap dan meyakinkan. Menatapnya dari kejauhan dan meyakinkan dirinya sendiri bahwa suatu hari nanti ialah yang akan menarik perempuan itu dari kesedihan. Tapi pada suatu waktu, keyakinannya memudar dan malah membentuk beberapa tanda tanya besar. "Apa benar gue yang akan menarik dia dari kesedihan?" "Apa gue mampu jadi alasan dia untuk selalu tersenyum?" "Apa gue tidak akan pernah menjadi hulu dari segala sakit yang ia rasa?" "Bagaimana kalau tujuan gue malah berujung sebaliknya?"
All Rights Reserved
#1
enzi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • I'm okay (END)
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Langitra
  • Someday
  • Rainbow In The Rain
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Aslan, Are you my last love?
  • HaluNatasha

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines