AURELLIA (Proses Revisi)

AURELLIA (Proses Revisi)

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 19, 2020
Aurel gadis yang diusir dari rumah nya saat Aurel umur 15 tahun dan setiap kali Aurel bertemu dengan seseorang maka seseorang itu berkata "jangan dekati dia" pilu sekali hidup Aurel. "Aku adalah seorang gadis yang dicap nakal dan semua orang selalu membicarakan aku yang tidak baik. Mereka yang belum mengenal aku saja sudah langsung mengecap aku perempuan nakal." Ucap Aurel Mau tau kelanjutannya? Baca ceritanya dong!! Jangan lupa pencet tombol bintang nya alias vote yaa!! Follow nya juga jangan lupa.. Happy reading guys 😙 thanks for reading it ❤️
All Rights Reserved
#192
ceritabersambung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Pilihan Allah [END]
  • It's The Beginning
  • Tentang Dirimu yang hilang
  • AURELINE
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • My Sweetest Popcorn
  • My Krystal
  • I Love You
  • NAYYARA
  • ANDROMEDA (END)

Nadhira percaya jodoh sudah Tuhan atur, dia berkomitmen untuk pacaran setelah menikah dan lebih memilih mengupgrade diri menjadi wanita yang berpendidikan. "Lo nggak pernah pacaran kalau nikah nanti gimana? lo mau jadi perawan tua?" "Jodoh itu sudah Tuhan atur, bahkan ketika seseorang di takdirkan meninggal dalam keadaan belum menikah. Jodohnya pun sedang menunggu ajalnya dan mereka akan menikah di surgaNya Allah. Lalu untuk apa aku takut?" **** "Nadhira, izinkan saya menikahimu!" "Saya bukan seorang ning, saya merasa tidak pantas menikah dengan njenengan, Gus." "Saya tidak perduli meski kamu bukan seorang ning. Saya tetap ingin menikahi kamu, jika kamu bersedia!" Yang terjaga akan mendapatkan yang terjaga pula, benarkah seorang Nadhira yang menjaga dirinya selama bertahun-tahun untuk tidak berpacaran kini justru mendapatkan jodoh seorang gus muda. Tak sengaja bertemu dan dua hati setelahnya ia di khitbah. Sungguh takdir Tuhan yang luar biasa indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines