Anak Kontraan 31.

Anak Kontraan 31.

  • WpView
    Reads 199
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
Sebagian dari cerita ini adalah kisah nyata yang dialami oleh penulis. Dan sebagian lagi adalah Fiksi. Cerita yang menyangkut sisi keremajaan yang masih ada pada tahap transformasi besar, sisi kedewasaan dalam menangani masalah yang muncul, sisi menjalin hubungan dengan dunia luar agar bisa bertahan di lingkungan sosial, dan sisi kekeluargaan dimana bertemu dengan orang-orang yang sefrekuensi dan menganggap kita sebagai Keluarga.
All Rights Reserved
#61
anakkuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • [Complete] an unexpected love story
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Ruang yang Tak Pernah Jadi Rumah
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • Constellations From The Room
  • Aksa
  • AZRAELLA
  • Cinta Datang Terlambat [CJR'S Story]

Aqeela Fernandez punya dunia sendiri-penuh warna, tawa, dan sedikit kekacauan. Mahasiswi Desain Komunikasi Visual ini dikenal cerewet, ceria, dan paling anti ikut aturan hidup... termasuk soal perjodohan. Maka dari itu, saat seorang pria asing bernama Harry Vaughan tiba-tiba nongkrong di teras rumahnya sambil ngetik laptop dengan santai dan mengaku sebagai calon suaminya, Aqeela langsung panik. Katanya, perjodohan itu hasil ide konyol dari mama Aqeela dan mama Harry yang bersahabat sejak muda. Yang bikin tambah kesal? Kenapa dia yang dijodohkan duluan, bukan kakak-kakaknya? Aqeela memutuskan kabur ke apartemen demi menjauh dari "drama keluarga." Tapi belum genap satu hari tinggal sendiri, datanglah masalah baru: seorang anak perempuan empat tahun yang tersesat... dan secara ajaib, wajahnya mirip Aqeela kecil. Lebih parahnya? Tetangga sebelah apartemen itu ternyata adalah Harry. Lagi. Terjebak dalam situasi tak terduga, Aqeela dan Harry pun menjadi "orang tua dadakan" untuk anak kecil bernama Raqilla. Awalnya hanya penuh drama dan protes, tapi hari demi hari, Aqeela mulai merasakan sesuatu yang ganjil-rasa familiar, deja vu yang menyakitkan, dan momen-momen tertentu yang membuatnya seolah... pernah melalui semua ini sebelumnya. Harry tetap tenang. Ia selalu memperlakukan Aqeela dengan lembut, seolah menyimpan rahasia besar yang belum waktunya diungkap. Di tengah kebersamaan yang terpaksa tapi perlahan terasa nyaman, Aqeela mulai mempertanyakan: Apakah ini benar-benar awal... atau hanya lanjutan dari kisah yang pernah ia lupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines