FINALLY, I FOUND THE LOVE

FINALLY, I FOUND THE LOVE

  • WpView
    Odsłon 283
  • WpVote
    Głosy 154
  • WpPart
    Części 13
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja czw., sie 27, 2020
Sudah berbagai cara dilakukan Nina untuk mendapatkan pacar. Tapi ternyata nyari pacar nggak segampang beli hp. Walaupun beli hp juga ga segampang beli bakwan. Apaan sih. Intinya Nina kelabakan, targetnya adalah di masa-masa SMA yang penuh romansa manis yang seperti cerita orang, ternyata ga manis sama sekali tapi cenderung pahit dan asam. Bahkan temannya yang paling jelekpun (dibanding Nina tentunya) sudah punya pacar! Lalu bagaimana Nina memanfaatkan waktu yang tersisa di masa remaja SMA nya yang akan segera berakhir ini, agar cepat dapat pacar? #cover sampul dari pinterest
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#436
gemes
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • The Baby's Contract✓
  • After We Don't Talk Anymore
  • Bucin Boy✅[LENGKAP]
  • NEYLASKARA
  • RAVASYA [END]
  • Tingkat Tiga
  • Troublemaker Boy
  • OUR; Highschool Last Year [COMPLETED]
  • Overdramatic (END)
  • Nada & Gema [COMPLETED]

Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści