SAGA(history Classic)

SAGA(history Classic)

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 13, 2022
~SAGA ADITHAMA~ Tinggal sendiri, sekitar 10 tahun Ayahnya meninggal ibunya tak tau dimana,kakaknya menigikuti sang Ayah yang artinya meninggal dunia,karena mempunyai penyakit. Tak ada yang menarik dari cerita ini,karena pemeran utamanya terlalu menirima keadaan yang membuat cerita ini membosankan. Setelah kejadian 10 tahun lalu hidupnya berubah drastis,tak ada Saga yang cerewet,nakal perusak atau apapun. Saga hanya ingin menjadi pribadi yang tenang menghindar dari masalah. Itu lebih baik. Sekarang hidupnya setenang air yang disungai sejernih air terjun. Sejernih-jernihnya air pasti akan ada ikan kecil didalamnya yang manghiasi air itu agar tak sendirian harus ada yang mengisi didalamnya. WARNING>Cerita ini mengandung unsur kebosanan yang luarbiasa. Tapi ingatlah makna yang terkandung didalam ceritanya. Kalo kalian baca.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Skanuel─Atalaric
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • SATRIA : not considered
  • Let Me Love You Longer

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines