Garis Waktu✨

Garis Waktu✨

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
"karena hidup gak seperti torabika creamy latte, yang manisnya bisa diatur sendiri." Teman bisa saja menjadi pacar. Dan sebaliknya pacar bisa saja menjadi teman. soal sebuah rasa atau perasaan tidak lah banyak orang yang tahu dan paham mengenainya. Hanya hati lah yang mampu merasakan sensasinya;)) Hati mampu menjelaskan apa maksud dari semua itu, ketika mulut sudah tak mampu untuk menjelaskannya lagi:v
All Rights Reserved
#114
mariposa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • GAREN SINCERE LOVE
  • DI WAKTU YANG TEPAT
  • The Letter Of Memories
  • SETULUS CINTA LUNA (END)
  • Stolen Before Fallen
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Cinta Dua Waktu
  • Friendship Goals
  • My Crush❤️(HIATUS)

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines