NAYVAL

NAYVAL

  • WpView
    Membaca 88
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 21, 2020
YUK BACA! Cerita ini menceritakan tentang Seorang Cewek yang mengejar Cowok yang terkesan Cuek dan dingin. Berbagai usaha telah Gadis itu lewati untuk memikat hatinya. Berbagai penolakan dan Hinaan pun sudah Ia terima, namun tidak memutuskan semangatnya untuk mengejar sang pujaan hati. Tapi mengapa pada saat Cewek itu menyerah, sang Cowok malah tidak ingin jauh darinya. bukaankah Ia harusnya bersyukur Karena tidak ada lagi yang mengganggunya,mengapa Ia membuat begitu banyak lika-liku. Akankah sang Cewek berhasil mendapatkan Hati sang Cowok, atau malah Ia harus berakhir dengan kecewa? ikuti Ceritanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#55
pantangmenyerah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Satu Detik Terakhir
  • ice girls[END&PROSES REVISI]
  • Icut & Teuku
  • ChikoElvana
  • The Secret Of Love
  • Ice Girl And Troublemaker (✔)
  • Goodbye Saranghae (End)
  • CRAZY GIRL
  • Cowok Gue Itu!!

"Apa yang bisa memisahkan cinta sejati? Katakan padaku, Nayla." Suara Adrian bergetar, penuh dengan kepedihan yang berusaha ia tahan. Matanya menatap Nayla dengan putus asa, seolah mencari jawaban yang bisa meredakan rasa sakit di hatinya. Nayla menggigit bibirnya, berusaha menahan gejolak emosi yang semakin menghimpit dadanya. Ia menoleh, menatap wajah Adrian untuk terakhir kalinya, sebelum akhirnya berbisik dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Takdir, Adrian..." Air matanya jatuh tanpa bisa dibendung. Butirannya mengalir di pipi, bercampur dengan rintik hujan yang semakin deras. Adrian menatap Nayla tak percaya. Dengan penuh harapan, ia mengulurkan tangannya, mencoba menggenggam tangan gadis itu sebagai bentuk permohonan, sebagai pegangan agar Nayla tidak benar-benar pergi. Namun, Nayla menepisnya. "Kalau begitu, aku akan menantang takdir itu!" suara Adrian semakin meninggi, hampir seperti teriakan yang penuh kepedihan. "Tolong, Nayla... jelaskan padaku! Kenapa kamu menjauh?" Tangis Nayla semakin pecah. Seluruh perasaannya ingin ia tuangkan, tetapi ia tahu, kata-kata tak akan mengubah keadaan. Ia menunduk, bahunya bergetar hebat. "Takdir ini... tak bisa dilawan, Adrian..." suaranya lirih, seakan patah di tengah jalan. Ia berbalik, membelakangi Adrian. Langkahnya terasa berat, namun ia tahu, ia harus pergi. "Selamat tinggal..." Hujan semakin deras, seolah ikut menangis bersama mereka. Adrian tetap berdiri di tempatnya, menatap punggung Nayla yang semakin menjauh, membawa serta hatinya yang hancur dalam keheningan sore yang kelam. Yuk saksikan kisah selanjutnya😍😍😍

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan