Aku Kamu dan Waktu

Aku Kamu dan Waktu

  • WpView
    LECTURAS 1,151
  • WpVote
    Votos 176
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 6, 2020
Aku, seseorang yang kekurangan kasih sayang sejak kecil Kamu, seseorang yg telah menyia-nyiakan apa yg aku butuhkan Dan waktu, adalah yg mempertemukan kita... Apakah aku dan kau hanya bertemu? Tanpa bertukar apa yg kita miliki? Ataukah kau dan aku akan bersama? Aku tak tau, biar waktu yg menjawab semua.
Todos los derechos reservados
#506
musuh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Destiny in two Memories (Jo Yuri & Kim yohan)✔
  • DEAR SADNESS
  • The Heirs (Gfriend Fanfiction)
  • Sorry, but I Love You
  • Sundara ( END )
  • Just Friends? ✔️
  • [2] Constrained️ ✓
  • The criminal ( Sequel Friendship Complete Chapter)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido