I'm belive

I'm belive

  • WpView
    LECTURES 170
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Chapitres 14
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue mau putus sama lo" ucap Aleta dengan nafasnya yang sesak "Gue nggak bakalan putusin lo! Lo harus tetap jadi pacar gue! Lo bisa kan jadi yang ke dua buat gue dan nggak masalahkan kita tetap bisa sama-sama kan kita udah saling janji" ucap Raka membuat Aleta menggeleng dan kembali menampar Raka "Lo gila Raka! Mana ada orang mau jadi yang ke dua! Iya janji di mana semua itu palsu! Gue kecewa Raka sama lo!" sahut Aleta lalu berjalan pergi meninggalkan Raka "Aleta lo nggak bisa ninggalin gue" pekik Raka namun Aleta acuhkan ••••• Jangan mendua jika bersatu saja sudah menderita, jangan banyak tertawa jika Kan menyebabkan kecewa, karna semua akan berdampak sia-sia, sebab yang mencintai akan mendapatkan luka pada sebuah rasa
Tous Droits Réservés
#209
selingkuh
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sezaletta [END]
  • DRABIA [END]
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Dilema [COMPLETED]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • COMPLICATED
  • My Crush [ END ]
  • FRIENDZONE
  • God's Surprise ( Slow Update )

SELESAI [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Pertemuan yang tidak disengaja. Satu hal yang tidak pernah disangka cerita dua manusia yang tak biasa, berawal dari kaos olah raga yang mempertemukan mereka, hingga tiada akhir yang memisahkan keduanya. "Mulai sekarang aku janji sma kamu, aku akan ada terus saat kamu butuhin aku. Dan aku ga akan pernah pergi dari kamu. Kamu ga boleh nutupin kesedihan sendirian kamu harus cerita sama aku mulai saat ini." kata seza Detik itu adalah hari paling bahagia untuk Aletta. Seza adalah bagian hidupnya kala itu, dan Seza adalah sosok berharga untuk Aletta. "Jangan pergiii.." lirih Aletta. "Jangan nangis." ucap seza, Aletta diam. "Letta marah sama Seza?" tanya Seza lagi. "Aletta benci sama Ka Seza." jawab Aletta Dan detik ini adalah detik yang paling menyakitkan untuk Aletta. Seza pergi meninggalkannya, Aletta lagi lagi dia sendirian. Kamu yang nyuruh aku buat ga pergi, tapi ternyata kamu yang malah pergi- -Itu adalah satu kalimat yang paling menyakitkan untuk Aletta ×The End× DILARANG KERAS COPASSS YAAA MENTEMEN👍🏻👍🏻 ThanksSezaletta [VOTE SESUDAH MEMBACA]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu