Lensa Kamera

Lensa Kamera

  • WpView
    Lecturas 29
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 24, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Rasa aku ke kamu itu kayak lensa kamera. Yang kalo udah fokus sama 1 objek, maka yang lain burem." Ketika awalnya semua monoton aja. Aku yang suka menyendiri, yang merasa orang lain hanya lah suka memanfaatkan. Namun, tiba tiba kamu hadir menarik paksa aku keluar dari zona yang udah terlanjur nyaman. Aku yang awalnya hanya menggunakan kamera ku untuk menangkap pemandangan yang menakjubkan, kini berubah untuk memotret mu. Dan aku yang awalnya selalu gemetar saat memegang biola. Mendadak kamu datang entah dari mana menggenggam tangan ku dan berkata "Jangan cuman di pelototin! Tuh biola gak bakal bunyi sendiri! Mainin gih! " Dengan nada mengatur mu. Aneh ya? karena semenjak hari itu aku mulai menyukai mu dengan segala kekurangan yang diriku miliki. ^Langsung baca aja kuy^ 🎻🎻🎻
Todos los derechos reservados
#30
tuli
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Milova
  • Si Cantik Gemoy
  • Mine [SELESAI] ✔
  • ALSTARAN [END]
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Hot Boy Vs Stupid Girl
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Don't call it love!
  • -Riska For Raina👑-
Milova

"Biasanya tuh nggak begini. Biasanya lancar jaya, lah ini kok jadi deg-degan begini ya..." Milo mengacak-acak rambutnya dengan kasar. "Lo ngomong apaan sih? Gue nggak ngerti. Jangan bertele-tele deh," tukasku kesal "Gue tuh mau nembak lo, tahu!" tukasnya sambil memanyunkan bibirnya. "Hah?" aku tergelak mendengar pengakuan Milo. "Iya, tapi gue bingung ngomongnya gimana..." keluhnya. Aku kembali tergelak. "Kan barusan lo udah ngomong?" "Iya juga ya?" Milo menggaruk tengkuknya salah tingkah. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku heran. "Jadi lo mau nggak?" "Tap-" "Tapi gue player? Gue udah tobat, bisa gue buktiin kok," potongnya cepat. "Tapi pasti lo mau ngomong itu kan?" Aku menarik napas dalam-dalam. "Gimana caranya gue bisa percaya kalo lo udah tobat jadi player?" "Dalam waktu satu bulan, gue nggak akan deket-deket sama cewek ataupun gombalin mereka." Dia menatapku penuh harap. ... Copyright ©2017, Katarinakr (#20 dalam highschool - 20 Oktober 2021) (#43 dalam viral - 11 November 2021) (#50 dalam viral - 20 Oktober 2021) (#57 dalam baru - 20 Oktober 2021) (#141 dalam teenfiction - 13 Juli 2017) (#74 dalam teenfiction - 18 Juli 2017) ... CERITA DI PRIVATE, KALO MAU BACA, FOLLOW AKU SEBELUM KALIAN ADD KE LIBRARY. [DILARANG KERAS MENJIPLAK SEBAGIAN/SELURUH ISI CERITA INI!]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido