Lakuna ✔️

Lakuna ✔️

  • WpView
    Reads 7,579
  • WpVote
    Votes 1,133
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Feb 16, 2024
"Jika memang angka atau huruf bodoh yang tertera pada kertas itu memang sangat amat penting bagimu dan kau rasa akan mati jika tidak mendapatkannya, aku bisa memberikan semua hal yang kumiliki termasuk GPA yang kau inginkan." sudut bibirnya terangkat setengah mencemooh. Rahangnya tajam, obsidianya menatap Jeon Sia tepat pada jelaga menawannya namun redup, lantas menyelam ke dasar. "dan asal kau tahu," mengikis jarak, sepatu Taehyung yang mengetuk beton terdengar seolah mengoyak telinganya. Menundukan pucuk kepala berniat meruntuhkan pertahanannya yang naif, Kim Taehyung berbisik tepat di depan telinga. Lantas si gadis seolah kehilangan diri sendiri tatkala Taehyung melanjutkan, "Aku pun tidak ingin menjadi si nomor satu." datar sedatar aspal, namun lirih. Mempertemukan sorotnya dengan si pemuda, Sia menemukan setetes cairan bening turun membelah tebing pada pipinya. Kala itu, meskipun Kim Taehyung memakai payung yang melindungi tubuh dari rintik hujan, pipinya tetap basah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Not Over ✔
  • My Little Sister | Taehyung & Sejeong
  • BAD PLAYER ✓
  • Our Mansion [VSOO] SELESAI✔️
  • 𝑨𝒄𝒄𝒐𝒖𝒏𝒕𝒂𝒃𝒊𝒍𝒊𝒕𝒚
  • MY IDEAL TYPE
  • My Parents Are My Classmates
  • CUDDLE
  • Young Wife [✔]

"Aku tahu Kookie-ya, tapi tidak bisakah kau menahan diri? Kau sudah berada di tingkat akhir." "Kalau aku menahan diri, mereka akan memukulku. Aku tidak mau babak belur karena mereka." Kata Jungkook sambil memajukan sedikit bibirnya. Dia kesal karena sang noona seolah memojokkannya, seolah ingin Jungkook terlihat seperti pengecut. "Kalau kau terus seperti ini, jangan salahkan aku jika Appa sampai tahu." * * * "Maaf." Ucap Taehyung lirih. Jungra tersenyum sinis. "Aku tahu aku salah." Sambung pria itu. "Bagus kalau kau sadar. Tidak ada yang penting kan? Aku pergi dulu." Jungra beranjak dari tempatnya duduk, meninggalkan Taehyung seorang diri. "Kau masih mencintaiku kan?" Pertanyaan lirih yang sebenarnya ditujukan pada Jungra namun terlalu lirih hingga gadis itu tak mendengar. Taehyung tersenyum tipis. Tak masalah, dia akan menanyakannya lain waktu. * * * "Aku sudah bersabar. Aku selalu bersabar. Tapi setelah mendengar Appa berkata seperti itu, aku merasa tidak ada lagi harapan. Appa tetap melarangku kan? Kenapa Noona tidak mengatakannya sejak awal?" Jungkook menangis karena sangat sedih sekaligus merasa ditipu oleh noona-nya sendiri. _________________ -Kim Taehyung -Jeon Jungra (oc) -Jeon Jungkook -Min Yoongi -Jung Chaeyeon -etc ______________ CERITA FIKSI ©Riri

More details
WpActionLinkContent Guidelines