ALLETA

ALLETA

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Mga Boto 18
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, May 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Aww" Ringisan seorang gadis saat merasakan perih di pipi kirinya akibat tamparan. "Dasar anak nggak tau diuntung! pergi kamu dari hadapan saya! jangan pernah kembali lagi!" Teriakan seorang wanita paruh baya. Wanita itu masuk ke dalam rumahnya dan kembali lagi dengan koper besar berwarna pink. Wanita itu melemparkan koper itu tepat kearah gadis yang berdiri dengan kepala menunduk dengan isakan tangis yang memilukan. Gadis itu mengambil kopernya dan menghampiri wanita dihadapannya hendak menyalami tangan ibunya, namun ditepis kasar, seolah jijik dengan tangan itu. Tangisan gadis itu semakin menjadi. Gadis itu segera berbalik dan meninggalkan rumah yang telah ia tempati selama empat belas tahun lebih itu. Meninggalkan kenangan-kenangan yang mungkin tidak akan pernah terlupakan. HEY! THIS MY FIRST STORY jadi maklum kalau rada amburadul, hehe
All Rights Reserved
#37
sasa
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ARUMI ALIVIA RAZETA
  • ALFHALETT
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • ALLER
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Dear of Natasya
  • Akhir Sebuah Kisah (Ending)
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Jejak wasiat kakakku

"𝑨𝒅𝒂 π’šπ’‚π’π’ˆ π’•π’†π’“π’π’–π’Œπ’‚ π’•π’‚π’‘π’Š π’Œπ’†π’π’Šπ’‰π’‚π’•π’‚π’π’π’šπ’‚ π’‘π’‚π’π’Šπ’π’ˆ π’ƒπ’‚π’‰π’‚π’ˆπ’Šπ’‚." ***** Pandangan Arumi mulai kabur, Arumi jatuh terduduk di atas aspal. Arumi melihat sekeliling dengan pandangan kabur, terlihat ke 3 preman itu sedang tertawa. Tangan Arumi meraba kepala yang terkena pukul oleh preman tadi. Setelah itu, Arumi melihat tangannya yang dipenuhi darah selepas meraba kepala bagian belakangnya. Darah ditangannya perlahan memudar tergantikan oleh air hujan yang turun. "BANGSAT" "ARUMI" Arumi melihat tepat di depannya ada Bella dan Sekala. Arumi tersenyum, setelah itu Arumi terjatuh dengan pandangan yang perlahan mulai gelap. Penasaran?? Yu ikuti ceritanya o((*^β–½^*))o

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman