Ninety Five - Science Four [On Going]

Ninety Five - Science Four [On Going]

  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 5, 2024
"Deraa, aku dukung banget tau kalo kau jadian sama Vano, jadinya kita bisa double date sama kavi." Seru Silva sambil diam diam sedang nail art dibangku barisan belakang. "Udah ah gausa bahas itu, nanti juga ada jawabannya aku gabisa kasi jawaban pasti si." Jika waktu itu Dera tau maksud perkataan sahabatnya, mungkin hubungan itu akan segera Dera officialkan. "Bukan nya pilihan mu sudah benar? Ingat sore itu kamu ngomong apa-- sama aku." "Kamu ga akan ngerti Van." Dengan tatapan sendu Dera kembali beranjak meninggalkan Vano sendirian di lorong kelas sembilan lima. 22april2020
All Rights Reserved
#4
penikung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Daisy ✔
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Rintik Hujan
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Revano [#1 SAVAGE SERIES]
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • ALVIVA (END)
  • Prestige
  • 'Dia'

Cella masih ingat apa yang Darel katakan hari itu. Ingatannya tidak seburuk itu untuk mengulangi kalimat panjang yang cowok itu ucapkan. Bahkan hingga kini setelah mereka putus pun dia masih sangat mengingat setiap kata dengan jelas dan enggan melupakan kalimat manis yang dilontarkan Darel. " Gracella Fawnia Baylor, mulai hari ini, jam ini, detik ini, lo jadi pacar sekaligus belahan jiwa gue sampe maut misahin kita. Gue janji bakal bikin lo bahagia terus sampe tua nanti dan... gue bakal setia terus sama lo. Gue ga nerima penolakan. " Kala itu sinar matahari sore terlihat memukau pada wajah tampan Darel. Tak ada kesempurnaan lain selain sore itu. Tak ada rasa bahagia selain saat itu. Bahkan Cella, gadis yang paling tidak mau berpikir rumit tentang cinta terpikat oleh pemandangan itu dan dalam hati menyetujui 'paksaan' Darel. Tapi sekarang... Kalau Cella bisa mengulang waktu mungkin ia akan memilih menolak dengan tegas bahkan menjauhi cowok itu. Kalau ia bisa memutar waktu ia ingin tak pernah bertemu dengan Darel. Sayangnya semuanys sudah terlambat. Tak ada yang bisa diubah selain menjalani semua seperti sebelumnya. Cella memutuskan untuk pergi bukan karena ia kalah, tapi ia sudah tidak memiliki kepercayaan diri lagi untuk tetap bersama Darel. Darel terlalu jauh darinya. Namun, mungkinkah ini takdir jika ia bertemu dengannya lagi tujuh tahun kemudian setelah ia kembali? Start : 14.12.20 Finish : 14.12.21

More details
WpActionLinkContent Guidelines