We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
8 (eight)

8 (eight)

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ryou, Hana, Hayase, dan Hayato berteman sejak bermain di taman kanak-kanak. Banyak hal 'pertama' yang telah mereka alami bersama. Sebuah kisah klasik tentang persahabatan dan cinta. Harapan dan patah hati. Juga, mungkin beberapa hal dalam kehidupan mereka telah berubah. Namun tidak dengan kebersamaan mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Memory of You
  • Unspoken Love (Tamat)
  • 6 Serangkai
  • Strawberry Upon The Sky
  • KEPERGIANNYA DI HARI LAHIRKU
  • Perfect Agreement
  • Teman Atau Teman?
  • She's Mine!
  • chiyeon friendship

Mungkin sudah banyak kenangan masa kecil yang dilupakan Jenna, termasuk kemana saja Ayay dan Bibu-nya mengajak berlibur dulu. Namun, Jenna selalu ingat kalau kemanapun mereka pergi, Ayay dan Bibu-nya selalu menjadi manusia terfavorit Jenna karena tidak pernah gagal dalam merencanakan liburan. Rasa bahagia itu membuatnya selalu percaya pada apapun keputusan mereka berdua. Kecuali saat Bibu-nya memutuskan mengajak Aska dalam liburan panjangnya bersama saudara dan sahabatnya. Meskipun tidak ingat kenapa, sejak kecil Jenna tidak pernah nyaman berada di dekat kakak dari sahabatnya ini. Sedang Aska, tidak paham kenapa Jenna yang terkenal sebagai gadis yang manis karena keramahannya, begitu menghindarinya. Membuat wajah datar yang hanya hadir saat menatapnya, selalu membayangi benaknya. Dan dia tidak mampu lagi menahan diri, jika harus menemukan wajah itu setiap hari selama tujuh hari mereka liburan bersama. Yang mereka tidak sangka, pada akhirnya mereka akan membuat banyak kenangan baru bersama. Kenangan yang tidak akan pernah mereka lupa sampai akhir usia mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines