Het regent

Het regent

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
Seorang gadis yang tertutup dan dingin tidak tersentuh menjalani hari dengan kekosongan dimana dia tidak ingin bergaul dengan siapapun.Hingga suatu hari ia menemukan teman yang menghangatkan hari harinya yang beku gelap tanpa cahaya.Hanya mereka yang mau mengulurkan tangan saat gadis tersebut terjatuh. Hingga semua berubah dengan kedatangan orang orang baru di kehidupan teman temannya yang mengharuskan ia menjauh Tuhan emang adil saat ia terjatuh untuk kedua kalinya ada tangan yang mau menolongnya lagi dan merubah segalanya kehidupannya Ingat saat ada hujan pasti ada pelangi Setiap ada kesedihan pasti ada kebahagiaan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Dibaca Sendirian
  • Love And Friendship
  • RAIN
  • Erlangga
  • Raymentara
  • cerita diatas kanvas
  • Keano
  • Terberai

Lexa, seorang wanita setengah tangguh yang sudah melewati beragam liku kehidupan, kini menemukan kebahagiaannya dalam kesendirian yang penuh makna. Setelah bertahun-tahun merantau jauh dari orang tuanya, dan memilih Solo sebagai kota pelarian. Dia belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari percintaan, melainkan dari proses menerima diri dan mencintai apa yang ada. Meski pernah patah berkali-kali, Lexa menemukan kedamaian dalam cinta tanpa syarat dari jiwa kecil yang selalu setia menunggunya pulang. Tatapan penuh pengertian dan kehangatan, mengajarkannya tentang ketulusan, kesetiaan, dan cinta yang tak memerlukan kata-kata. Bergelut dengan kerinduan pada orang tua yang jauh, serta pertanyaan tentang hidup yang selalu membuatnya sulit bernapas. Lexa membuktikan bahwa kebahagiaan sejati datang ketika kita mampu berdamai dengan masa lalu dan percaya bahwa takdir selalu membawa kita pada tempat yang tepat. Cerita Lexa mengingatkan kita bahwa rumah tidak selalu tentang tempat, tapi tentang hati yang menemukan kedamaian dalam segala hal yang sederhana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines