My Smart Boyfriend

My Smart Boyfriend

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
"Apa mungkin, gue harus nyatain perasaan duluan? Yakali Lisia sadar" Alisi Mutiara Mahendra, gadis yang terkenal ramah dilingkungan temannya, hanya temannya. Tak jarang orang diluar sana melihat sisi luar Lisia sebagai orang yang dingin dan tidak friendly. Hingga dia menyukai kakak kelasnya sendiri, kakak kelas yang sering menolongnya disaat-saat genting, dia begitu dingin dan hemat berbicara, tidak lupa sering memboyong piala dalam lomba akademik. Melihat sifat itu dia tertarik tetapi dia hanya menyimpan perasaan itu dalam-dalam dihatinya hingga tak ada satupun orang yang mengetahuinya. Siapa sangka dia ternyata anak dari sahabat orang tuanya sendiri. Apa mungkin Lisia akan memberitahu orangtuanya untuk membantunya? Ataukah benar dia akan menyatakan perasaannya yang sebenarnya kepada kakak kelasnya itu? Atau mungkin ada rencana orangtua mereka? Mau tau kisah selanjutnya??? JANGAN LUPA BACA & TINGGALKAN JEJAK SALAM HANGAT DARIKU😉🤍 #2 in alisia (22 Mei 2020)
All Rights Reserved
#53
teens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer (Tamat)
  • The Teacher Is My Husband (END)
  • Impossible
  • Possessive Badboy [END]
  • NARAFA
  • Kaka Kelas Dingin (END)
  • Meet Me | Little Romance Fiction
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • Backstreet
  • SEKASA [COMPLETED]

[TAMAT] Bagaimana rasanya ketika orang di masa lalumu datang dan menampakkan diri di hadapanmu dengan alasan yang membuatmu merasa memiliki harapan kembali. ----- Dia masa laluku. Dia orang yang membuatku merasakan yang namanya jatuh cinta dan jatuh karena cinta itu sendiri. Disaat diriku sudah menyerah, dia datang. Disaat aku sudah berusaha semampuku untuk melupakan dirinya, dia kembali. Dia membuatku kembali mengingat euforia itu. ----- "tu-tunggu! Kamu...?" kataku tersendat ingin bertanya, tapi dia malah tersenyum membuatku semakin bingung dengan tingkahnya. "Kenapa kamu bisa ada disini?" dia hanya tersenyum lembut, aku menggelengkan kepalaku "tidak, kayaknya aku masih mimpi deh" aku mencoba mencubit kedua pipiku. Dia menahan tanganku, "tidak! Kamu tidak mimpi, ini memang aku... Rafa" katanya, aku terdiam, masih mencoba mencerna perkataannya. "Ta--tapii..."Dia tersenyum tanpa melepas tanganku, ia berujar "aku disini karena seseorang... orang itu yang buat aku kembali kesini" aku mengerutkan kening, sebelum aku bertanya dia kembali berujar. "Dan seseorang itu adalah orang yang sekarang ini sedang kugenggam tangannya." ----- Mari kita awali dari pertemuanku dengannya! ----- Don't copy my story! Murni hasil imajinasiku! ©copyright by LazyGirl_0 Started : Jumat, 15 Maret 2019 Finished : Senin, 03 Februari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines