Can You See Me ?

Can You See Me ?

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 27, 2020
13 Juli Beberapa hari yang lalu adalah ulang tahunku ke lima belas. Aku menatap barisan buku di hadapanku. Rasanya aneh. Kini aku harus memulai semua hal dari titik yang berbeda. Ku langkahkan kakiku keluar kamar. Ibu sedang memasak makanan untuk sarapan kami pagi ini. Adikku duduk dengan mata tertuju pada layar televisi. Hanya kami bertiga. Seperti biasa. Pagi ini, hari pertama pendaftaran masuk SMA. Kini aku sudah berdiri di depan sebuah gerbang tua megah berwarna hitam. Aku tak bisa mundur. Walau jaraknya cukup jauh dari rumah tapi entah kenapa aku memilih untuk masuk ke sekolah ini. Bahkan hanya segelintir teman yang aku kenal bersekolah di sekolah ini. Sekolah ini bangunannya memang cukup luas dengan gaya bangunan tua yang berkelas. Salah satu sekolah tertua di kota ku. Entah favorit atau bukan yang aku inginkan hanyalah menyelesaikan tiga tahun tanpa membuat masalah sekecil apapun. Cukup tiga tahun dan seperti biasa akan segera berakhir begitu saja lalu pergi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Penantian
  • KISAH MASA SMA
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Lovekrim Vanilla (TAMAT)
  • WANITA GILA
  • Tawamu dan kupu-kupu
  • Almost Us
  • semesta membatu
Penantian

Kisah cinta di masa SMA ketika seorang gadis yang dipertemukan dengan anak laki-laki yang mampu membuatnya jatuh hati. Entah karena apa, ia begitu mudah menjatuhkan hatinya kepada laki-laki itu walaupun ia harus memendam perasaannya. "Oh oke. Sebelumnya gue mau tanya boleh?" "Boleh." "Kenapa lo kalau ngomong sama gue gak berani natap gue? Emang gue jelek ya? Atau lo kesel sama gue?" "Ha? Enggak. Biasa aja," "Oh ya?" "I-iya." "Oke. Kalau gitu lo tatap gue selama lima detik." "Buat apa?" "Buat buktiin lo kesel sama gue apa enggak." "Gue gak kesel sama lo Dev. Mending lo ke kantin aja." "Tuh kan lo kesel sama gue." "Enggak Dev." "Yaudah kita tatap-tatapan." "Oke." "Oke. Udah lima detik. Lo biasa aja, gue ke kantin dulu kalau gitu." (Belum Revisi)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido