Cita-Cinta

Cita-Cinta

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Hanna Faradillah S. Remaja penyuka matematika yang memiliki cita-cita menjadi seorang menteri pendidikan pertama. Tak ada hari tanpa belajar baginya demi membanggakan orang tua dan dirinya sendiri serta berguna bagi bangsa dan negara. Namun, pada kenyataannya gadis itu kesulitan pada mata pelajaran Sejarah dan Fisika. Bagas Ardian. Sekilas , kehidupannya berbanding terbalik dengan kehidupan Hanna. Cita-cita yang sempat di angan-angan, hilang sebab rasa putus asa. Kondisi keluarganya yang di ambang kehancuran serta orang tua yang tak lagi menganggapnya ada, membuat Bagas keperibadiannya berubah drastis. Hingga akhirnya, ia memutuskan meninggalkan neraka itu. Hingga suatu hari, mereka dipertemukan pada kelas yang sama. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Cek aja(●__●)
All Rights Reserved
#438
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Atma Dalam Aksara
  • Persona
  • Aderaga [ON GOING]
  • Gardenia | END

(Gue ga pernah NGEPLAGIAT cerita orang karena menurut gue itu tindakan yang jahat, jika ada KESAMAAN dalam nama tokoh atau alur cerita itu murni KETIDAK SENGAJAAN.) Siska. Seorang Guru TK berwajah menggemaskan. Kesehariannya hanya bersama anak kecil dan anak kecil. Tidak pernah berpacaran karena setiap laki-laki yang melihatnya selalu berfikir bahwa Siska adalah wanita yang tidak dewasa. Umurnya sudah 24 tahun, orang tuanya tidak pernah memaksa Siska untuk cepat-cepat mencari pasangan. Mereka hanya ingin melihat sang putri menjalani hidup dengan baik dan bahagia. Farhan. Seorang Dokter muda yang harus pulang ke tanah kelahiran nya, untuk mengurus Rumah Sakit milik keluarga yang di wariskan kepadanya, karena hanya Farhan cucu satu-satunya di keluarga itu. Farhan hidup dengan kesepian. Ia sangat bersyukur orang tuanya masih ada di dunia ini, tetapi tetap saja seperti kurang bumbu percintaan di dalam hidupnya. Sampai akhirnya ia bertemu gadis dengan senyuman secerah matahari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines