Efemeral

Efemeral

  • WpView
    LECTURAS 104
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 5, 2020
Fahmi Alvin Radhian, laki-laki yang khas dengan jaket hoodienya. Memiliki tinggi 183 cm dan paras menawan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi cewek-cewek di SMA Leksana. Ditambah dengan sifat humoris dan jahilnya yang selalu menjadi ciri khas seorang Fahmi. Nadina Arvie Bramantyo, memiliki paras yang cukup manis dengan logat Jawa nya yang sangat khas. Mata sinis dan wajah yang jutek membuat dirinya seperti cewek yang angkuh dan susah untuk disentuh. Pelajaran biologi sudah menjadi teman dan makananya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan "Efemeral" adalah kisah mereka berdua, tentang suatu keadaan yang hanya berlangsung sesaaat.
Todos los derechos reservados
#6
fahmi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DANADYAKSA
  • K E E Y A R A [Completed]
  • Nadi Membenci Hati
  • CRAZY GIRL [END]
  • Best Friend Zone✅✅
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • A love For My Possesive Boyfriend
  • Sour Seventeen

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido