Love And Bed

Love And Bed

  • WpView
    Membaca 2,553
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 14, 2020
Monica Ayudhiya - gadis berusia 17 tahun yang sangat pendiam pada awalnya, sangat anti dengan pacaran, cerewet dan keras kepala. Arthur Volponi- seorang pria berusia 27 tahun, dingin, penggila kerja, dan tidak mau berurusan dengan yang namanya cinta. Keduanya bertemu, takdir menyatukan mereka, dua pikiran yang sangat berbeda namun dua hati itu memiliki detak yang sama. Perbedaan usia yang terbilang cukup jauh memberi kesan tersendiri untuk mereka, terutama Arthur yang notabene nya sudah sangat dewasa. Dan tentu saja otak pria berusia 27 tahun itu sangat mesum, lalu ia bertemu dengan gadis 17 tahun yang masih polos. ***** "Ah yes there mm" rancau Monica dibawah Arthur, pahanya yang terbuka lebar membuat milik Arthur leluasa keluar masuk disana. "Punyamu sangat sempit my queen shh" Arthur melanjutkan kegiatannya, satu tangannya ia gunakan untuk menyangga tubuhnya dan satunya lagi bermain dia dua gundukan besar gadisnya. Kedua insan itu menikmati malam panas yang sangat menggairahkan di atas ranjang, desahan, teriakan seolah memberi semangat. "Faster ahmm" rancauan Monica yang akhirnya dibungkam oleh bibir lelaki yang sedang memasukinya. Kedua tangan Arthur kini berpindah pada pinggul gadisnya, mencengkramnya kuat mengimbangkan dengan gerakannya yang semakin cepat keluar masuk dibawah sana. ***** Hanya untuk kalangan 17++ (banyak adegan dewasa) bijaklah membaca!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • QueenAlga [Selesai]
  • Hidden Desires ✅
  • Trapped by You [END]
  • Daddy Sitter 21+ (END)
  • MDCF [TAMAT]
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • My Sugar Daddy(END)
  • SUGAR DADDY SYNDROME

"Lo pakai apa?" "Apa?" "Itu di bibir lo." Queen mendekatkan cerminnya, ia meletakkan tepat di depan wajahnya. "Kenapa? Aneh ya?" "Pakai lipstik? Bukan warna biasanya ya?" "Lip tint, Al. Iya. Aneh ya?" "Bagus ... Gue pengen nyoba jadinya." Dahi Queen mengernyit, ia menatap Alga dari kacanya. "Mau jadi bencis lo?" "Ngawur! Gue beneran mau nyoba." "Gak je-" "Dari bibir lo." Queen meneguk ludahnya kasar, ia menggeleng. "Gak usah bercanda." "Gue serius." *** [Beberapa chapter mengandung adegan dewasa] [Bukan cerita full sex!] 18+

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan