WIND FLOWER

WIND FLOWER

  • WpView
    Reads 906
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
Kisah romansa percintaan Fanfiction by. Hyokiechan "Apa kalian tahu? Rumah besar yang ada di ladang bukit teratai itu berhantu." Dengan menggebu-gebu seorang pria paruh baya mulai bercerita pada sekelompok temannya yang sedang menikmati makan siang. Sebuah kedai di pinggiran pasar yang cukup ramai. Sup pangsit dan tumis daging menjadi saksi bisu di atas meja. Beberapa mengambilnya lalu kembali mendengarkan cerita itu. "Benar-benar. Aku pun pernah mendengar hal itu dari salah satu kerabatku yang tinggal tidak jauh dari ladang." Kali ini seorang pemuda menanggapi cerita, membuat suasana menjadi tegang. Semua orang di meja itu mulai penasaran. Hantu seperti apa yang menghuni rumah tua dan besar itu. "Dan yang lebih mengerikan lagi, itu adalah hantu janda!" "Hantu janda?!" Suasana semakin riuh kala beberapa meja lain mulai ikut mendengarkan cerita itu. Cuaca cukup panas siang itu. Tetapi semua itu tidak membuat kerumunan orang di kedai itu bergeming. Rasanya cerita hantu ini jauh lebih menarik ketimbang sup pangsit dan tumis daging di atas meja. "Setiap malam, dia akan berkeliaran di sekitar rumahnya. Dia mencari-cari suaminya yang lama menghilang." "Wajahnya putih pucat. Bagai giok yang bercahaya oleh bulan purnama. Sangat mengerikan. Dia akan menangis....menangis....lalu tertawa!" "Betapa mengerikannya." Semua terlalu larut dalam sebuah ceria simpang siur yang bahkan kadang di ragukan kepercayaannya. Tapi, manusia tetaplah manusia. Kabar angin pun akan menyebar luas mengikuti arus. Hantu janda di rumah tua di dekat ladang, seolah menjadi momok yang mengerikan bagi sebagian orang. Rumah itu memang tua. Luas dan sunyi. Terlihat rapuh tak terurus. Tapi semua itu pernah memiliki kisahnya sendiri. Dimasa lampau. Dimasa lalu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] He's Out Of The Script
  • Moon & Earth || Choi Soobin [Revisi]
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • Kako Kara No Koibito [End]
  • Uncle, You Miss Me
  • (End) Kakak perempuan tertua memiliki mata air spiritual, jadi dia tidak pe
  • Black Out III
  • [END] Kelahiran Kembali Mendapatkan Hati Yang Tertinggal
  • My CEO • Kang Taehyun

Han Xue yang cerah dan periang dan pekerja keras berpindah ke tubuh lain dengan nama yang sama tetapi dunia berbeda. Dia yang tergila-gila pada suaminya sendiri, "Han Xue ini pastilah yang gila." Setelah menerima kenangan dan kenyataan, saatnya beraksi. "Tuan, silahkan tanda tangani surat ini. Kita akan bercerai sehingga bebas mengejar cahaya bulan putih mu sendiri." Ayo, tunggu apalagi, cepat tanda tangan, biarkan aku hidup bebas dengan pria kecil yang imut dan tampan itu. Meskipun seharusnya, dia adalah wajah yang sama dengan suaminya. "Tidak. Kita tidak akan bercerai." Ujar Tuan Lin dengan dingin, terdengar acuh, mengerikan. "Kenapa? Bukankah ini yang kamu inginkan, dan aku inginkan. Kita bisa menjalani hidup masing-masing dengan tenang." Han Xue menekan meja, terengah-engah dengan wajah memerah. "Karena kamu punya daging dan darahku yang lain di perutmu." Han Xue yang dengan percaya dirinya menginginkan perceraian di tekan berulang kali di atas ranjang, "ah suami~ lebih pelan. Maafkan aku~, aku tidak akan melakukannya lagi. Ah~~" "Ini tidak ada dalam naskah. Kamuu~" _ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines