We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Menanti Di Penghujung Waktu

Menanti Di Penghujung Waktu

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Perpisahan dan kehilangan, keduanya mengajarkan bahwa hakikatnya semua akan pergi meninggalkan kecuali Allah Ta'ala. Dia tidak akan membiarkan hambanya berjalan mengarungi kehidupan dengan sendirian. Lalu aku bangkit dari segala keterpurukan dan menemukan kembali senyumku yang sekian lama telah usang tertutup oleh kabut kesedihan. Perlahan waktu membuatku sadar bahwa kita harus sabar dan ikhlas menjalani skenario yang telah digariskan dan sudah tercatat rapi sebagai takdir kehidupan. Mungkin kita mempunyai seribu rencana tapi percayalah bahwa rencana Allah jauh lebih baik dari angan-angan atau bahkan lebih dari yang kita harapkan. Belajar mengikhlaskan kemudian membiasakan diri dengan perpisahan. Hal itu yang dapat membuatku terus bertahan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Ara
  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • gala bunga matahari🌻 (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • "Luka" (OS)
  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • SECRET BETWEEN US PART 2
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Pelukan Terakhir

Takdir adalah kekuatan yang tak bisa dihindari, sebuah kenyataan yang hadir tanpa pemberitahuan. Beberapa orang mungkin merasa kesulitan untuk menerima jalan hidup yang sudah digariskan untuknya, berjuang melawan kenyataan yang terasa begitu keras. Namun, kita sebagai manusia, pada akhirnya harus mampu menerima takdir yang telah ditentukan. Walaupun terkadang takdir tidak memberikan jalan yang indah, kita harus percaya bahwa pilihan Tuhan lebih baik dari apa yang bisa kita rencanakan. Karena pada akhirnya, segala sesuatunya akan indah pada waktunya, meskipun prosesnya tidak selalu mulus. Hidup ini ibarat bunga yang mekar di musimnya, namun tak lama kemudian akan layu. Meskipun bunga itu akhirnya hilang, kenangan akan keindahannya tetap terpatri dalam ingatan. Begitu pula dengan setiap momen dalam hidup. Setiap pertemuan, setiap perpisahan, meskipun membawa kesedihan, tetaplah menjadi kenangan yang berharga. Namun, jangan khawatir, karena setiap waktu yang berlalu akan membawa kebahagiaan baru, seperti bunga lain yang akan mekar di musim yang berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines