BERJANJILAH : Meet Me Again

BERJANJILAH : Meet Me Again

  • WpView
    Reads 1,970
  • WpVote
    Votes 857
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak banyak yang ku tulis, tapi mungkin ini cerita yang kau cari. "Kamu ga beda dari laki laki brengsek lainnya" - Zelline Annatasya Ini kisah laluku, dimana rindu dan halu itu bersatu. Nama ku zelline saat kejadian ini di mulai hanya satu kata di dalam pikiranku "DIAM" yang s'lalu menghantuiku, Apakah itu benar? sebenarnya siapa yang aku bohongi? Apa karena aku kesepian? Menunggu jawaban yang ntah kapan datangnya KAMU..MILIKKU 🌺🌺
All Rights Reserved
#59
universitas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • Pada Orang yang Sama (TAMAT)
  • Time With You [ END ]
  • ARSENIO (END)
  • ARAZKA (END)
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
  •  SENYUM PENUTUP LUKA (On Going)
  • HILANG [Segera Terbit]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines