8 LETTERS  [On Going]

8 LETTERS [On Going]

  • WpView
    Reads 1,901
  • WpVote
    Votes 1,023
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2020
Putus dengan sang kakak trus jadian sama adiknya yang ternyata sudah lama menaruh rasa padanya bahkan jauh sebelum sang kakak. Kira kira gimana ya rasanya? Gimana kisah Ara didalam posisi ini? Dia bakal bisa move on gak? Atau... Penarasan? Cuss...baca aja langsung. Ini firs story,jadi maklum kalau banyak typo dan penggunaan bahasa gak jelas atau monoton. ♥Happy Reading♥ [Kalau ada part gak lengkap brarti itu di private. Kalian bisa baca dengan follow author trus masukin ke reading list kalian:) ]
All Rights Reserved
#75
salahpaham
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • ARALVI [Completed]
  • Yang Dicari
  • Adara
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Me And Arza [REVISI]
  • Kalau Saja Kita Sama
  • L A R A (Falling and Love) ✔
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • DEVIAN [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines