Ujian cinta

Ujian cinta

  • WpView
    Leituras 45
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, abr 22, 2020
"Vi, apa aku salah mencintainya? Apa aku salah suka dia? Kenapa Tata membenciku? Kenapa karna cinta semua orang menjauhiku?" ucapnya sambil memukuli dadanya yang terasa sesak Vivi menghampiri Sila yang duduk dipinggir ranjang dan memeluk sahabatnya itu. "Sabar la" Vivi "Aku ngga pantes buat dia Vi, kenapa Tata ngga percaya? Dia ngga mungkin bisa sama aku Vi, kenapa Tata ngga denger omongan aku Vi? Kenapa?" "Memang benar jatuh cinta itu sakit, dan aku sendiri saksinya" Sila
Todos os Direitos Reservados
#274
allah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DeaSea
  • Heart to you.(END)
  • Love Triangle
  • Zahra Gara
  • Satu Hati Dua Keyakinan
  • Maaf' (Revisi)
  • Decided In My Soul (Tetap Dalam Jiwa)
  • Three Days √ [IDR] 《COMPLETE》
  • Capricorn
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo