We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Setitik Arti
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini bukan ingin menjadi populer... Kisah ini belum tentu dapat suatu penghargaan... Ini hanya celoteh dari dunia yang kurangkum dengan sebuah pena... Jikalau kau suka aku bersyukur, jikalau pun tidak tak apa karena semua orang berbeda beda... Aku hanya ingin menyadarkan kalian bahwa hidup ini memiliki banyak arti... Jadi jangan terlalu lama bermimpi dan mulailah berusaha agar mimpimu tak hanya menjadi sebuah sejarah dihidupmu!
All Rights Reserved
#48
freedom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • REGAN's Crazy Wife (END)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines