Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]

Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]

  • WpView
    Reads 93,564
  • WpVote
    Votes 5,362
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Tue, May 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bisakah kau bayangkan daun yang layu bertahan pada ranting yang lemah dan disapa cuaca tak ramah? Aku wanita penuh dengan luka. Sudah berapa kali aku bilang, jangan singgah jika hanya untuk bermain-main. Aku sudah tau rasanya kehilangan. Jadi tak perlu kamu ajarkan lagi. Kehilangan, ditinggalkan, bahkan meninggalkan sudah aku lalui. -Fatimah Azkandriya Milaikha- Maafkan aku yang telah datang lalu pergi. Maafkan aku yang telah berjanji walau akhirnya mengingkari. Perihal aku datang lalu mengetuk dan pergi tanpa pamit bagian dari rasa yang tak bisa kuceritakan padamu. -Mohammad Ali Al-Habib- Banyak orang yang menangisi masa lalunya, namun aku tak mempersalahkan itu. Bagiku kamu masa depanku. Mari kita perbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu. Hijrah bersamamu menuju surga-Nya. -Ghalli Abdullah Rasyid-
All Rights Reserved
#719
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECRET LOVE
  • Broken Soul (END ✔️)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • HARASTHA [ Seni Merawat Luka ]
  • Cinta Sejati Menjaga Hati
  • Simfoni Takdir ✔
  • Skenario Allah✔[End]
  • Zaleya

[Cerita ini sedang di tangguhkan] - - "Ustadz, cinta itu bukan sekadar kata rencana dan takdir-Nya bukanlah bencana" Ucap lirih Azzahra kepada sosok laki-laki yang gak jauh berdiri dibelakangnya. Dengan tatapan sendunya, ia mencoba mempertahankan gadis didepannya. Ia tau dengan jelas kesalahannya dan berharap dapat memutar balik kembali kenyataan yang menjadi suratan takdir-Nya. "Saya mengakui saya salah, saya berharap masih ada kesempatan untuk saya memperbaiki salah saya, ra maafkan saya" Azzahra menghirup udara perlahan "InsyaaAllah saya sudah memaafkan ingkarmu. "Jadi ra.." kalimat Azzam terputus oleh Azzahra "Meski demikian mohon maafkan saya tidak bisa memberi apa yang Ustadz Azzam harapkan, tolong hormati keputusan saya." Ucapnya dan berlalu masuk ruangan kembali. Azzam terdiam menatap punggung gadis yang teramat ia cintai berlalu begitu saja, ia merutuki kesalahannya dan tergiur oleh nafsu dunia. Kini semua telah berakhir, ia yang bersalah atas hancurnya ikatan yang telah direncanakan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines