Hi, Daisy!

Hi, Daisy!

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
Sebuah cerita yang akan mengajarkanmu arti ketulusan, perjuangan, dan pengorbanan. Jarak tetaplah jarak yang masih bisa kita tempuh. Sejauh apapun kita, kita tetaplah kita. Aku akan kembali padamu dan kamu akan kembali padaku. Tapi, jika itu tidak terjadi, artinya aku sudah lelah dan semesta benar-benar sudah muak denganku dan enggan merestui kita. Apakah kita akan benar-benar menjadi kita? Aku tidak tahu. Menurutmu bagaimana? Selamat membaca dan jangan lupa dinikmati:) Salam sayang.
All Rights Reserved
#39
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Times (Completed)
  • I HOPE [END]
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • Bintang [end]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Hopeless
  • ABIELA (short story, finished)
  • Pangeran Kelas
  • ASRAR|

TEEN FICTION Waktu... Setiap apa yang kita lakukan pasti akan selalu kita ingat, baik yang senang maupun sedih. Terkadang diri kita egois ingin mengingat hal yang membuat kita senang, terkadang juga diri kita egois berlarut-larut mengingat hal yang membuat kita sedih. Waktu... Yang menemani lika-liku kehidupan kita tanpa bisa diputar kembali walaupun kita bersikeras dengan berharap kalau saja waktu bisa diputar kembali. Waktu... Yang dapat membuat orang yang kita sayangi ternyata pergi, orang yang kita percaya ternyata berkhianat, orang yang kita anggap keluargapun nyatanya berubah menjadi orang asing. Fara Eisha, seorang siswi SMA biasa yang menjalani manis pahitnya kehidupan ditemani oleh penghias cerita yang datang silih berganti, yang memainkan perasaannya dengan apik. Dan berlomba-lomba dengan waktu mencoba untuk memecahkan masalah yang sedang menerornya. Entah dari siapa, sepertinya orang itu senang membuat Fara menampilkan raut wajah gusar, gelisah. Bisakah Fara melalui masalah tersebut? atau menyerah akan ketidakberdayaannya? **** *masih amatiran but I'll try my best dan ini murni pemikiran sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines