SETAPAK MENUJU JANNAH

SETAPAK MENUJU JANNAH

  • WpView
    Reads 661
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 28, 2024
[ON GOING] [Update Kalo Mood Baik] Namaku Fachri Qul Misbach. Orang-orang berkata, menjadi orang kaya hidupnya pasti bahagia. Bebas mendapatkan apa saja yang diinginkan. Memang benar, tetapi tidak denganku. Aku harus mengikuti semua kehendak orang tuaku, bahkan perihal jodoh. Aku tahu, semua demi keuntungan, tetapi kenapa cintaku yang harus dikorbankan? "Ini perjuanganku untuk menjadikanmu milikku, disini dan di Jannah-Nya" - Fachri Penasaran? Kuy dibaca! Feedback juga boleh. Terimakasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ya ALLAH Aku Jatuh Cinta
  • SABIL
  • Hafira Hijrah (End)
  • This is My Future | END
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Just Me And You 2 ||UN1TY End
  • siapa gue ?
  • Penghujung Takdir (selesai)
  • TRANSMIGRASI: Kalpasastra
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA

" Ya Allah Aku Jatuh Cinta Haramkah aku mencintainya ? Dosakah aku menginginkannya ? Ya Allah aku mencintai seseorang yang belum Halal. Menginginkan seseorang yang belum tentu menjadi Mahromku. Dan pantaskah aku cemburu kepadanya yang telah mempunyai pilihannya sendiri. Ya Allah maafkan hambamu ini yang telah jatuh cinta kepada seseorang yang belum tentu menjadi jodohku. Maafkan aku yang telah mengingkari ajaran Islam. Mencintai seseorang yang belum menjadi Mahromnya. Tapi tidak bisa membuang rasa cintaku ini. ^Cinta Dalam Diam^ " Ya Allah Aku Jatuh Cinta Haramkah aku mencintainya ? Dosakah aku menginginkannya ? Ya Allah aku mencintai seseorang yang belum Halal. Menginginkan seseorang yang belum tentu menjadi Mahromku. Dan pantaskah aku cemburu kepadanya yang telah mempunyai pilihannya sendiri. Ya Allah maafkan hambamu ini yang telah jatuh cinta kepada seseorang yang belum tentu menjadi jodohku. Maafkan aku yang telah mengingkari ajaran Islam. Mencintai seseorang yang belum menjadi Mahromnya. Tapi tidak bisa membuang rasa cintaku ini. ^Cinta Dalam Diam^ - Zahra Zulfa Hafidz - Zahra Zulfa Hafidz

More details
WpActionLinkContent Guidelines