AR
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Brakkkkk "Plisss..tolongin gue, g-gue masih pengen hidup.." Ujar seorang gadis dengan manik hitam yang semakin lelah hingga pandangannya buram dan, Deg "Udah saatnya lo mati hari ini juga. Sepuluh, sembilan, delapan, tujuh,E--" Hitungannya terhenti. Mata tajam itu menatap Manik hitam milik gadis itu dan akhirnya dia menyadari bahwa gadis itu adalah... Kecelakaan tunggal sebuah bus yang menggemparkan seluruh publik akibat naasnya kejadian tersebut. Seorang gadis cantik menjadi korban dan bertemu dengar seorang pria misterius ditengah kecelakaan tersebut. Siapa dia? Mengapa dia tidak terluka? Mengapa dia sangat dingin? Mengapa dia bisa tersenyum saat semua orang bahkan menjerit, menangis disaat yang bersamaan. Who are you?
All Rights Reserved
#135
ar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA FLORA
  • MIRROR | Jay ✓
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Trasmigrasi Queenzee
  • THE LOVE AND VENGEANCE
  • MEZOREN [Tamat]
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  •  ARGALA

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines