We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Minority's Games [HIATUS]

Minority's Games [HIATUS]

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
|Fantasy•Advanture•Romance| Anne Lava Deborah, menyusup masuk ke dalam dunia yang seharusnya ia tak boleh masuki. Ia terjebak di permainan gila yang seharusnya tak dia ikuti. Dia bukan penerima undangan, dia hanya penyusup kecil yang siap menghancurkan dunia itu kapan saja. Merobohkan pemerintahan disana. Menghancurkan setiap inci permainan disana. Anne, buronan kecil yang harus segera dibasmi. Started: Thursday, 7th May 2020 #3 in Gate [220520] #4 in Teamwork [150520] #10 in Anne [090520] #5 in Bridge [100520]
All Rights Reserved
#41
khayalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magia Academy [END]
  • THE BLACK WINGS (END) - [REVISI]
  • SOUND GAZE [END]
  • Dear Mr. Fantasy [END]✔
  • Annovra's Adventures : A Portal to Landmyth
  • The Tales: School of Magic
  • Alana Or Alea | END
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • INFINITY JOURNEY

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines