ARISYAH

ARISYAH

  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2020
Dia Berubah. Dia ingin lupa tentang masalalunya dan memutuskan untuk mengubah dirinya menjadi jauh berbeda. Dia benci punya teman perempuan,sampai lupa bahwa dirinya sendiri adalah seorang perempuan. Dia punya masalalu. Dia punya seseorang yang ia selalu tunggu. Menunggu untuk melampiaskan atau sekedar mengucap kata Rindu. Dia tidak suka di bicarakan.Hingga mengingatkannya pada masalalu yang menyakitkan. **** Tapi bagaimana bencinya terhadap teman perempuan,menjadikannya nyaman dengan seorang gadis yang tiba tiba datang menawarkan pertemanan atau mungkin menawarkan persahabatan.Seorang gadis yang membuatnya lupa akan bencinya. Bagaimana jika ada seseorang yang mulai muncul di hidupnya,dan mengacaukan hatinya,pikirannya,membuatnya harus marah,harus kesal setiap waktunya.Sekaligus membuatnya tersenyum dan tertawa di waktu yang sama. Dan... Bagaimana jika dia sudah terbiasa dengan semua itu...seseorang dari masalalunya datang membawa kejutan.Kejutan yang selama ini ia nantikan,sekaligus kejutan yang ia sesalkan karna pernah datang. **** SEBELUMNYA, •jika ada kesamaan alur,karakter,tokoh,atau tempat kejadian.mohon maaf,itu terjadi karna ketidak segajaan. •cerita pertama,mohon dihargai^^ •banyak typo. •semoga sukaaa~ •sekian terimakasih:)
All Rights Reserved
#465
benci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • ARALVI [Completed]
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • Why Friend?
  • KEPERGIAN SENJA
  • MASA SMA || EN- [ON GOING]
  • LALA
  • Lingga [SELESAI]

Setiap manusia memiliki kesalahannya masing-masing. Tak ada satu pun yang benar-benar sempurna. Dan tak ada pula yang sepenuhnya terbebas dari khilaf, dari dosa, dari luka yang ia ciptakan sendiri... atau yang ia warisi tanpa pernah memintanya. Begitu pula dengan seorang gadis yang masih terjebak dalam kebingungan tentang dirinya sendiri. Ia tidak tahu ke mana harus melangkah, tidak tahu arah mana yang layak ia sebut sebagai tujuan. Di antara sunyi dan gelap, ia bertanya... apakah dirinya masih pantas untuk diampuni? Apakah kesalahan dan dosa yang menempel di hatinya masih bisa dimaafkan? Hidupnya terasa seperti berjalan di lorong panjang tanpa cahaya. Tanpa penerangan. Tanpa pegangan. Tanpa payung yang mampu melindunginya dari derasnya hujan kenyataan. Ia hidup, namun seolah tidak benar-benar memahami untuk apa ia hidup. Ia melupakan kewajiban, mengabaikan panggilan hati, hingga perlahan kehilangan jati dirinya sendiri. Dan ketika seseorang kehilangan dirinya... apakah masih ada jalan untuk kembali? Publish : Juni 2024 The End : Juni 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines