Arifah Humaira

Arifah Humaira

  • WpView
    Odsłon 140
  • WpVote
    Głosy 16
  • WpPart
    Części 10
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., maj 4, 2020
WpInfo
Fikcja
Romans
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh HIJRAH 1 kata 6 huruf dan terdapat beribu luka di dalamnya.namun di balik luka tersebut tersimpan hadiah yang amat sangat besar.berhijrah bukan hanya merubah penampilan yang awalnya mengumbar aurat mejadi menutupnya,bukan itu saja berhijrah juga harus di imbangi dengan tingkah laku sikap yang baik,dan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.dan yang paling penting berhijrah harus mendapat ridho dari kedua orangtua,agar mendapat kemudahan dalam menjalankannya dan mendapat ridho dari allah SWT. Jika tidak sekarang kapan lagi? hijrah bukan tentang siap atau tidak siap.jika berhijrah menunggu siap lalu kapan kita siap? Memang hijrah itu melelahkan tapi di balik semua itu allah sudah menyiap hadiah yang amat sangat indah. Dan pada saat itu juga aku mulai berhijrah lillahita'ala
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#52
to
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Hijrah! Ikut-ikutan?
  • Cinta Di Antara Sepertiga Malamku (Slow Update)
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • The Girl Who Made Me Sujud
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Promise

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści