iL Legame (tamat)

iL Legame (tamat)

  • WpView
    Reads 383,139
  • WpVote
    Votes 17,557
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Sep 24, 2022
Pintu di depanku berderit perlahan, bersamaan dengan daun pintunya yang membuka sedikit demi sedikit. Menyembulkan sosok cowok bertubuh tinggi berkulit kuning langsat, berhidung mancung, bermata tajam serta beralis lebat. Sebelah kiri telinga cowok itu terpasang tindik kecil. Melihatku, dia sama sekali tak berekspresi, datar-datar saja. tak terlihat terganggu ataupun marah. Justru aku yang merasa sedikit gugup, berkali-kali ku remas ujung gaun tidur yang kupakai untuk menghalau degup. Degup yang datang tiba-tiba saat mata tajamnya menatapku dengan cara seperti itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] 7 Days
  • 90 Days with Devil
  • Maybe You Love Me Better(END)
  • CEO itu Mantanku
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Unpredictable Love
  • Serdadu [MxM]
  • [End] Behind The Color
  • Mas Mas Sekretaris Kabinet (Completed)

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines