We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I Finally Found You

I Finally Found You

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tagslove
Beribu senja bukan waktu yang singkat untuk mematikan rasa yang terlanjur mengakar di dasar hatiku. Segala usaha kulakukan untuk pengalihan. Aku sudah tak tau lagi apa yang bisa kuperbuat untuk hatiku yang masih stuck dengan dirimu yang bahkan kabarmupun tidak lagi kudengar. Lelah, ingin berhenti saja rasanya dengan setia ini. Hingga satu takdir kutemukan lagi jejakmu. ~Zoeya~ Aku bukan tak ingin menyapamu. Hanya saja keadaan yang memaksaku untuk menghilang. Bukannya aku tak ingin menyambut hatimu, hanya saja waktu yang tak mengijinkan aku melakukan itu. Tunggulah di ruang yang hanya ada aku dan kamu di dalamnya. Dan aku akan kembali pada saatnya. ~Zio~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit.
  • Will You Love Me (ZeeNunew) 004
  • Change (ZeeNunew) (021)
  • Two Heart  (019) (ZeeNunew)
  • Zenna Story
  • UNREQUITED LOVE
  • MINE(ZeeNunew)✓
  • Teenager Symphony
  • A cute boy called Nu [ ZeeNuNew ] [END]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
Langit.

Dari Langit, untuk senja yang selalu terlihat indah apa adanya. Senja, jujurlah, kau sudah lama kan kehilangan perasaanmu? Kau sudah lama kan mengagumi bumi akhir akhir ini? Aku sudah tau, Senja. Langitmu sudah tau. Senja, harusnya kau tak datang padaku sejak awal. Harusnya kau tak merasa kasihan dengan kesendirianku. Apa aku yang salah, sudah jatuh cinta padamu? Ini bukan perkara tentang hatimu. Ini tentang isi hatiku. Isi hati langit yang bisu. Isi kerinduan semesta yang tak pernah dapat terungkapkan. Senja, mengapa kau masih disini? Mengapa kau masih harus ada di sela sela hari sepiku? Mengapa kau harus menunjukkan tatapan itu padaku? Senja, aku memang kesepian. Tapi bila memang perasaanmu sudah lama berubah, tak apa, pergilah. Senjaku, Langitmu tetap mencintaimu apa adanya. Bahkan saat ia tau kau tidak pernah mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines