MCI - Got Him!

MCI - Got Him!

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, May 3, 2020
Aksi saling dorong itu tidak berlangsung lama, karena mereka langsung mengepalkan tangan dan meninju satu sama lain. Mereka bergelut, berguling di trotoar, lalu kembali bergulat saling mencengkram tangan dan mencoba saling menjatuhkan. Bahkan wajah mereka sudah ada memar akibat pukulan-pukulan yang mereka layangkan. Entah harus sedih atau senang, tidak banyak orang yang melihat karena kami memang berada di balik mobil. Aku yang sudah tidak tahan dengan pertarungan mereka akhirnya memutuskan untuk memisahkan mereka dan menempatkan diriku tepat di antara mereka. "Kubilang hentikan!!" kataku merentangkan tanganku ke wajah mereka masing-masing. ----- Target mereka mulai berani menampakkan wajahnya secara langsung. Tapi untuk menangkapnya, mereka harus berurusan dengan pihak lain yang terhubung dengan tersangka mereka itu. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan latar tempat, waktu, karakter, serta nama tokoh hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan untuk dramatisasi penulisan cerita. Selamat membaca!
All Rights Reserved
#3
analisis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MCI - Festival
  • transmigrasi figuran End (Revisi)
  • Promise or Leave
  • Dinikahi Mas Intel (END)
  • Identity
  • Bayangan Dalam Kegelapan - ON GOING
  • Another [END]
  • A I'M FIRGI NOT ANGEL {END}

Tech mulai berjalan menuju ke arahku, lebih tepatnya ke arah tas yang berisi hadiahku. "Kecuali jika teman barumu memang ingin memberi hadiah berisi kabel, kotak besi, dan beberapa sirkuit-" ia memandangku, "bukan teman yang baik," Kami langsung saling pandang. "Dokter, tekan tombol darurat," kataku mengambil tindakan. ----- Setelah melewati kasus pertama, tim MCI menyelidiki kasus baru dan penelusuran lebih lanjut dari sumber kejahatan mikroorganisme ini. Kini, mereka dihadapkan dengan kasus yang menyerang lebih banyak korban dan kerjasama dengan pihak lain. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan latar tempat, waktu, karakter, serta nama tokoh hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan untuk dramatisasi penulisan cerita. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines