I'M SORRY, PAK!

I'M SORRY, PAK!

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
"Ibu mau kamu menikah sama anak temen ibu, Nak!" Kalimat singkat tapi bisa membuat darah gue berhenti seketika. Bagaimana bisa ibu mau jodohin gue sama orang yang gak gue kenal. Apa gue bisa nerima perjodohan ini?atau gue nolak dengan alasan udah nikah diem-diem? Haha ya gila kali, bisa digantung di pohon pisang belakang rumah kalau gitu caranya. Huh hidup yang rumit. Menyebalkan!
All Rights Reserved
#123
ustadz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Him? (End)
  • ZAMEERA [END]
  • Musuhku Adalah Jodohku
  • Suddenly Marriage
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Sahabat Tengil Ku, Suamiku?
  • Is she a cruel girl (?)
  • Ada Cinta
  • Duda Anak 1(Bl)

"Ma! Masa nikahnya sama Abang sih Ma? Gak memperluas keterunan ini mah, dari kecil sampe tua masa muka Abang juga yang kudu Aya liatin?" "Ma! Mama liatin anak gadis Mama, disuruh nikah udah kaya disuruh masuk medan perang, memang kurangnya Riza dimana Ma?" "Semua yang ada di Abang memang bagus, kurangnya Abang cuma satu, kurang punya otak, Adek sendiri mau di nikahin kan gila." "Jadi kalian mau menikah apa tidak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines