Wanita Pendusta

Wanita Pendusta

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2020
Banyak pertanyaan yang menggantung dalam kepalaku, sebelum dan sesudah mimpi. Setelah kuselesaikan puisiku yang sakit. Alisa... mengapa kamu ajak bisuku untuk bicara, sedihku untuk tertawa, dan mencintaimu lalu kamu benar-benar membunuhku sebelum jasadku mati. mengapa tidak ada puisi yang menjelaskan prihal alasan kamu pergi. Aku Raihan; Manusia paling diam setelah kamu pergi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alena Story (END)
  • Rintik jadi Luka
  • You Are Mine [Terbit]
  • Eustoma
  • I'm In Love With A Gangster-2
  • Di Balik Bayang Asa
  • Learning to Fall (Completed)
  • Lies of life

" gue mundur by, gue mundur perjuangin lu. gue nyerah untuk masuk labirin hati lo. gue sadar by, gue bukan orang yang selama ini lu harapin dtg di kehidupan lu, makasi by lu ngajarin gue banyak hal. gue tau sekarang titik puncak mencintai itu bukan memiliki tapi mengikhlaskan. dan skrg gue udah di fase tertinggi mencintai lu by. gue mundur by, gue nyerah jaga diri baik-baik yaa. Thank you by. " ucap alenaa dengan menahan untuk tidak menangis di hadapan orang yang sangat amat dia cintai alena pun meninggalkan aby dan tiba-tibaa BRUKKKKKKK "ALENA!!!!!" teriak aby

More details
WpActionLinkContent Guidelines