Red Dress!

Red Dress!

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
Sebuah kota kecil bernama Hatala menjadi viral di media sosial baru-baru ini, dimana telah ditemukan sesosok mayat perempuan berbalut gaun merah dan wajahnya yang dipoles menggunakan makeup serta setangkai mawar merah tergenggam oleh tangannya. Kasus ini menjadi menjadi viral dengan semakin bertambahnya korban-korban. Kepolisian telah menyatakannya sebagai kasus Red Dress Serial Killer. Fatimah, salah satu ahli forensik di kota Hatala, yang melakukan otopsi terhadap korban-korban mendapatkan pesan aneh dari seorang anonim. Semakin diperhatikan, Fatimah menemukan keterkaitan antara pesan itu dan kasus yang terjadi. Mungkinkah ia pembunuhnya? Sebenarnya mengapa orang tersebut menantangnya? Apa yang sebenarnya motif dari kasus pembunuhan gaun merah ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TEH RERE
  • Dear Surga
  • Sarah [END]
  • DISGUISE
  • Hantu Paling Aneh
  • NIGHT BEFORE HALLOWEEN : WHEN FLOWER'S GROW YOU'RE DEAD! (FINISHED)
  • The Search : Pembunuhan Di Sekolah ✓
  • MURDERER IN THE SCHOOL [Completed]
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • Page [END]
TEH RERE

Teh Rere adalah korban pembunuhan di keluarganya, karena dendamnya yang amat sangat besar kepada si pembunuh, teh Rere dibangkitkan arwahnya oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab hingga bergentayangan menjadi kuntilanak kepala buntung yang meneror desa Cirindang. Karena ambisinya untuk menemukan si pembunuh, arwah teh Rere selalu meneror dan membunuh beberapa warga di desa Cirindang. Karena itu sesepuh desa Cirindang mengadakan ritual pembersihan sekaligus mengikat arwah teh Rere di rumahnya sendiri hingga bertahun-tahun lamanya. Karena itu teh Rere mulai kesepian hingga suatu hari datanglah sebuah keluarga yang memiliki anak berusia 8 tahun bernama Doni menempati rumah itu. Melihat Doni yang memiliki mata batin, arwah teh Rere mulai merasa senang karena ingin menjadikannya temannya. Bersamaan itu ikatan mantra yang dipasang untuk mengikat teh Rere mulai longgar hingga teh Rere bisa leluasa bebas dari rumah yang menjadi pengekangnya. Hingga beberapa lama di rumah itu Doni mulai dekat dengan sosok teh Rere, hingga teh Rere selalu menceritakan apa yang akan ia 'lakukan' kepada seseorang yang memiliki sifat serakah, merasa tinggi, jahat, dan memiliki ikatan dengan hal Goib.

More details
WpActionLinkContent Guidelines